Ningrum, Nabila Puspita (2026) GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG ANEMIA DAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH PADA REMAJA PUTRI DI DESA PENDOWOREJO, GIRIMULYO, KULON PROGO. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Cover)
Awal.pdf Download (568kB) |
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf Download (191kB) |
|
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf Download (255kB) |
|
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf Download (344kB) |
|
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (306kB) |
|
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (641kB) |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf Download (176kB) |
|
Text (References)
References.pdf Download (220kB) |
|
Text (Appendics)
Appendics.pdf Restricted to Registered users only Download (841kB) |
Abstract
Latar Belakang: Anemia masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang banyak ditemukan pada remaja putri. Remaja putri lebih rentan mengalami anemia dibandingkan dengan remaja putra, karena mengalami siklus menstruasi setiap bulannya. Pengetahuan tentang anemia dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah merupakan faktor penting dalam upaya pencegahan anemia. Tujuan: Mengetahui tingkat pengetahuan tentang anemia dan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja putri Desa Pendoworejo, Girimulyo, Kulon Progo. Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh remaja putri usia 10-19 tahun yang menjadi subjek dalam pengambilan data dasar Perencanaan Program Gizi (PPG). Jumlah sampel yaitu 59 remaja putri. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang cukup yaitu 30 responden (50,8%). Kepatuhan dalam mengonsumsi tablet tambah darah sebagian besar responden tidak patuh yaitu sebanyak 41 responden (69,5%). Persentase ketidakpatuhan tertinggi terdapat pada kelompok pengetahuan kurang (85,0%). Alasan utama ketidakpatuhan adalah lupa (42,4%) dan tidak tersedianya tablet (28,8%). Kesimpulan: Sebagian besar remaja putri memiliki pengetahuan yang cukup dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah yang tidak patuh. Remaja putri dengan pengetahuan yang baik, cukup, maupun kurang cenderung tidak patuh dalam konsumsi tablet tambah darah. Kata Kunci: remaja putri, pengetahuan, anemia, kepatuhan, tablet tambah darah
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | remaja putri, pengetahuan, anemia, kepatuhan, tablet tambah darah |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi DIII Gizi |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 08:52 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 08:52 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22842 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
