Zakiyyah, Salsabila Fiqih (2026) GAMBARAN PENERAPAN HIGIENE SANITASI PANGAN DI SATUAN PELAYANAN PEMENUHAN GIZI (SPPG) "X". Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Awal)
Awal.pdf Download (1MB) |
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf Download (394kB) |
|
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf Download (321kB) |
|
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf Download (393kB) |
|
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (407kB) Request a copy |
|
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (659kB) Request a copy |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf Download (201kB) |
|
Text (References)
References.pdf Download (318kB) |
|
Text (Appendices)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) Request a copy |
|
Text (KTI)
KTI SALSABILA FIQIH ZAKIYYAH.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) Request a copy |
Abstract
Latar Belakang : Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan status gizi anak sekolah yang keberhasilannya dipengaruhi oleh penerapan higiene dan sanitasi pangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Namun, masih ditemukan ketidaksesuaian penerapan higiene sanitasi di beberapa SPPG, sehingga berpotensi menimbulkan risiko kesehatan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan higiene sanitasi pangan dan tingkat resiko cemaran pada proses produksi makanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) “X”. Metode : Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskpritif dengan observasi dan wawancara langsung menggunakan Intrumen Formulir Inspeksi Kesehatan lingkungan (IKL) berdasarkan Permenkes No. 17 Tahun 2024. Hasil : Hasil penelitian yang sudah dilakukan di SPPG “X” penerapan higiene sanitasi pangan telah memenuhi syarat atau laik sehat yaitu diperoleh nilai skor sebesar 94,4. Faktor risiko lingkungan yang teridentifikasi penggunaan tempat sampah buka tutup manual tanpa pedal kaki yang berpotensi meningkatkan risiko kontaminasi. Hasil pengujian mikrobiologi, kimia, dan fisik pada sampel makanan menunjukkan seluruh parameter memenuhi persyaratan, sehingga tidak ditemukan faktor bahaya dominan pada makanan di SPPG “X”. Kesimpulan : Penerapan higiene sanitasi pangan di SPPG “X” secara umum telah memenuhi persyaratan sesuai Permenkes No. 17 Tahun 2024 yang menyatakan bahwa Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) dianggap memenuhi syarat jika memperoleh nilai minimal 80%. Kata kunci : Higiene sanitasi pangan, SPPG, Keamanan pangan
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Higiene sanitasi pangan, SPPG, Keamanan pangan |
| Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi DIII Kesehatan Lingkungan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 04:21 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 04:21 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23345 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
