Fanisa, Andina (2026) GAMBARAN ANGKA KARIES BERDASARKAN FREKUENSI MENGGOSOK GIGI DAN KEBIASAAN MENGKONSUMSI MAKANAN KARIOGENIK PADA REMAJA. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA.
|
Text (Cover)
AWAL. pdf.pdf Download (2MB) |
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf.pdf Download (274kB) |
|
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf.pdf Download (283kB) |
|
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf.pdf Download (296kB) |
|
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf.pdf Restricted to Registered users only Download (399kB) |
|
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf.pdf Restricted to Registered users only Download (358kB) |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf.pdf Download (221kB) |
|
Text (References)
References.pdf.pdf Download (254kB) |
|
Text (Appdendices)
Appendices.pdf.pdf Restricted to Registered users only Download (887kB) |
Abstract
Latar belakang: Berdasarkan data dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevensi angka karies pada anak usia 15-24 tahun mencapai 36,0%. Data hasil studi pendahuluan didapatkan data angka karies sebesar 80%, frekuensi menggosok gigi sebesar 80% dan kebiasaan mengkonsumsi makanan kariogenik sebesar 90%.Tujuan: Diketahui gambaran angka karies berdasarkan frekuensi menggosok gigi dan kebiasaan mengonsumsi makanan kariogenik pada remaja. Metode: Penelitian deskriptif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 70 orang dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Penelitian dilakukan Juni 2026. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara dan pemeriksaan karies. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan olah data dan disajikan dalam tabel distribusi frekuensi serta tabulasi silang. Hasil: Penelitian menunjukan gambaran angka karies pada kategori tinggi, frekuensi menggosok gigi pada kategori baik dan kebiasaan mengkonsumsi makanan kariogenik pada kategori tinggi pada remaja. Distribusi angka karies menunjukan bahwa pada remaja berada pada kategori tinggi (74,3%). Distribusi frekuensi menggosok gigi menunjukan bahwa pada remaja berada pada kategori baik (58,6%). Distribusi kebiasaan mengonsumsi makanan kariogenik menunjukan bahwa pada remaja berada pada kategori tinggi (65,7%). Kesimpulan: angka karies pada remaja berada pada kategori tinggi, frekuensi menggosok gigi pada kategori baik dan kebiasaan mengkonsumsi makanan kariogenik pada kategori tinggi
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Karies, menggosok, kariogenik, remaja, DMF-T |
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan Gigi > Program Studi DIII Keperawatan Gigi |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 06:48 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 06:48 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/24451 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
