Nabila, 'Azzah (2026) EFEKTIVITAS EDUKASI KESEHATAN MELALUI WHATSAPP TERHADAP PENINGKATAN KESADARAN KANKER PAYUDARA PADA PEREMPUAN USIA 30-50 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SRANDAKAN. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Halaman Judul, Halaman Persetujuan, Halaman Pengesahan, Daftar Isi, Daftar Tabel, Daftar Gambar, Daftar, Tabel, Kata Pengantar)
Awal.pdf Download (475kB) |
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf.pdf Download (241kB) |
|
Text (bab 1)
Chapter 1.pdf Download (255kB) |
|
Text (bab 2)
Chapter 2.pdf Download (329kB) |
|
Text (bab 3)
Chapter 3.pdf Download (353kB) |
|
Text (bab 4.pdf)
Chapter 4.pdf.pdf Download (309kB) |
|
Text (lampiran.pdf)
Appendices.pdf.pdf Download (1MB) |
|
Text (bab 5.pdf)
Conclusion.pdf.pdf Download (216kB) |
|
Text (Daftar Pustaka)
References.pdf Download (193kB) |
Abstract
Latar Belakang: Rendahnya kesadaran kanker payudara menyebabkan masih rendahnya partisipasi perempuan dalam deteksi dini. Edukasi kesehatan berbasis WhatsApp berpotensi menjadi media promosi kesehatan yang lebih fleksibel dan berkelanjutan. Tujuan: Menganalisis efektivitas edukasi kesehatan melalui WhatsApp terhadap peningkatan kesadaran kanker payudara pada perempuan usia 30-50 tahun di wilayah kerja Puskesmas Srandakan, Bantul. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental pretest-posttest control group dengan 38 responden yang dipilih secara purposive sampling dan dibagi menjadi kelompok intervensi (n=18) dan kontrol (n=20). Kelompok intervensi memperoleh edukasi melalui WhatsApp, sedangkan kelompok kontrol melalui ceramah. Instrumen penelitian menggunakan Breast Cancer Awareness Scale Indonesia (BCAS-I). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan MannWhitney. Hasil: Kedua kelompok mengalami peningkatan kesadaran kanker payudara yang bermakna (p<0,001). Meskipun skor posttest tidak berbeda bermakna (p=0,054), peningkatan skor pada kelompok WhatsApp lebih tinggi dibandingkan kelompok ceramah (p=0,004) dengan effect size sangat besar (r=0,982). Kesimpulan: Edukasi kesehatan melalui WhatsApp lebih efektif dibandingkan metode ceramah dalam meningkatkan kesadaran kanker payudara pada perempuan usia 30–50 tahun sehingga berpotensi mendukung program deteksi dini kanker payudara di pelayanan kesehatan primer. Kata kunci: kesadaran kanker payudara, edukasi kesehatan, WhatsApp, deteksi dini, kanker payudara.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | kesadaran kanker payudara, edukasi kesehatan, WhatsApp, deteksi dini, kanker payudara. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 07:54 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 07:54 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/24286 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
