Fadhilah, Aulia Hasna (2026) GAMBARAN KEBIASAAN MEROKOK DAN STATUS KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA PEROKOK AKTIF USIA 20-30 TAHUN. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Cover)
Cover dan Halaman Judul.pdf

Download (169kB)
Text (Awal)
Awal.pdf

Download (515kB)
Text (Abstract)
Abstract.pdf

Download (195kB)
Text (Chapter 1)
Chapter1.pdf

Download (231kB)
Text (Chapter 2)
Chapter2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (358kB)
Text (Chapter 3)
Chapter3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (297kB)
Text (Chapter 4)
Chapter4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (310kB)
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf
Restricted to Registered users only

Download (172kB)
Text (References)
References.pdf

Download (211kB)
Text (Appendices)
Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Merokok merupakan kebiasaan yang masih banyak ditemukan di masyarakat dan mengandung ribuan zat toksik seperti nikotin dan tar. Zat-zat tersebut dapat menimbulkan perubahan warna pada gigi, mempercepat pembentukan plak, menghambat aliran darah pada jaringan periodontal, dan meningkatkan kerentanan pada penyakit gusi. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, terdapat 70 juta perokok aktif di Indonesia. Kelompok usia 25-54 tahun menyumbang lebih 68% jumlah perokok, dengan peningkatan signifikan pada kelompok 45-54 tahun. Tujuan: Diketahuinya gambaran kebiasaan merokok dan status kebersihan gigi dan mulut. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif, dengan desain penelitian survei potong lintang (cross-sectional). Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling berjumlah 43 laki-laki perokok aktif usia 20-30 tahun di Desa Banjararum. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner kebiasaan merokok dan format penilaian OHI-S. Data hasil penelitian disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan tabulasi silang. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa responden memiliki lama merokok >1 tahun (81,4%), jumlah rokok ≤5 batang (58,1%), dan jenis rokok filter (83,7%). Hasil tabulasi silang lama merokok >1 dengan indeks OHI-S diperoleh kriteria sedang (62,9%), hasil tabulasi silang jumlah rokok >5 batang dengan indeks OHI-S diperoleh kriteria sedang sebesar 66,7%, hasil tabulasi silang jenis rokok non filter dengan indeks OHI-S diperoleh kriteria buruk sebesar 71,4%. Indeks OHI-S pada perokok aktif memiliki kriteria sedang sebesar (62,8%). Kesimpulan: Perokok aktif usia 20-30 tahun memiliki kebiasaan merokok dengan kategori perokok sedang dan memiliki status kebersihan gigi dan mulut dengan kriteria sedang. Kata Kunci: Perokok aktif, Kebiasaan merokok, Indeks OHI-S

Item Type: Thesis (Diploma)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Perokok aktif, Kebiasaan merokok, Indeks OHI-S
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan Gigi > Program Studi DIII Keperawatan Gigi
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 25 Sep 2026 03:42
Last Modified: 25 Sep 2026 03:42
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/24233

Actions (login required)

View Item View Item