Agwiena Pancali, Pancali (2026) PERBEDAAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG STUNTING BERDASARKAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TIK TOK DI PUSKESMAS PIYUNGAN. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Cover)
cover - lampiran.pdf - Accepted Version Download (163kB) |
|
Text
abstract.pdf Download (451kB) |
|
Text
bab 1.pdf Download (1MB) |
|
Text
bab 2.pdf Download (2MB) |
|
Text
bab 5.pdf Download (616kB) |
|
Text
bab 4.pdf Download (2MB) |
|
Text
bab 3.pdf Download (6MB) |
|
Text
daftar pustaka.pdf Download (515kB) |
|
Text
lampiran dan dokumentasi.pdf Download (4MB) |
Abstract
PERBEDAAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG STUNTING BERDASARKAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TIK TOK DI PUSKESMAS PIYUNGAN Agwiena Pancali1 , Sumarah2 , Sari Hastuti3 1,2,3Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, Jl. Mangkuyudan MJ III/304, Yogyakarta, 555145 1E-mail : agwienapancali03@gmail.com ABSTRAK Latar Belakang: Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang masih menjadi perhatian di Indonesia. Rendahnya tingkat pengetahuan ibu mengenai pencegahan stunting menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya stunting. Pemanfaatan media sosial TikTok sebagai media edukasi dinilai mampu menyampaikan informasi kesehatan secara menarik, interaktif, dan mudah dipahami sehingga berpotensi meningkatkan pengetahuan ibu tentang stunting. Tujuan: Menganalisis perbedaan tingkat pengetahuan ibu tentang stunting berdasarkan penggunaan media sosial TikTok dan leaflet di Puskesmas Piyungan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan komparatif. Sampel penelitian berjumlah 80 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling dan dibagi menjadi kelompok media TikTok serta kelompok media leaflet. Tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) pemberian edukasi melalui masing-masing media. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon, Mann-Whitney, dan perhitungan N-Gain Score dengan tingkat kemaknaan 95% (α = 0,05). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan pada kelompok media TikTok setelah memperoleh edukasi. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok media TikTok dan kelompok media leaflet dengan nilai p < 0,001. Nilai mean rank pada kelompok media TikTok lebih tinggi dibandingkan kelompok media leaflet, yang menunjukkan bahwa edukasi melalui media sosial TikTok memberikan peningkatan pengetahuan yang lebih baik dibandingkan leaflet. Kesimpulan: Terdapat perbedaan tingkat pengetahuan ibu tentang stunting antara kelompok yang memperoleh edukasi melalui media sosial TikTok dan kelompok yang memperoleh edukasi menggunakan leaflet di Puskesmas Piyungan. Media sosial TikTok dapat dimanfaatkan sebagai salah satu media edukasi kesehatan dalam upaya meningkatkan pengetahuan ibu mengenai pencegahan stunting. Kata kunci: TikTok, media sosial, pengetahuan, stunting, ibu balita.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | TikTok, media sosial, pengetahuan, stunting, ibu balita. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 07:54 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 07:54 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/24185 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
