Ramadhani, Farhan Akbar (2026) PENGARUH WARM SALINE GARGLE TERHADAP NYERI TENGGOROKAN PASCA INTUBASI ENDOTRACHEAL TUBE PADA GENERAL ANESTESI. Skripsi thesis, POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA.

Text (Cover)
1. Awal.pdf

Download (4MB)
Text (Abstract)
2. Abstract.pdf

Download (636kB)
Text (BAB I)
3. Chapter 1.pdf

Download (612kB)
Text (BAB II)
4. Chapter 2.pdf

Download (680kB)
Text (BAB III)
5. Chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (668kB)
Text (BAB IV)
6. Chapter 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (666kB)
Text (BAB KESIMPULAN)
7. Conclusion.pdf

Download (585kB)
Text (DAFTAR PUSTAKA)
8. References.pdf

Download (607kB)
Text (LAMPIRAN)
9. Appendics (1).pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
Text (FARHAN AKBAR RAMADHANI_P07120322001)
FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)
Official URL: https://poltekkesjogja.ac.id/

Abstract

Latar Belakang : Nyeri tenggorokan pasca intubasi atau Postoperative Sore Throat (POST) merupakan komplikasi yang sering terjadi pada pasien yang menjalani anestesi umum dengan pemasangan endotracheal tube (ETT). Kondisi ini disebabkan oleh trauma mekanik dan inflamasi mukosa faring serta laring selama proses intubasi dan ekstubasi. Nyeri tenggorokan pasca intubasi dapat menurunkan kenyamanan pasien, memperlambat proses pemulihan, serta menurunkan kepuasan terhadap pelayanan anestesi. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri tenggorokan pasca intubasi adalah warm saline gargle atau berkumur menggunakan larutan saline hangat. Tujuan : Mengetahui pengaruh warm saline gargle terhadap nyeri tenggorokan pasca intubasi endotracheal tube pada pasien general anestesi di RSUD Jend Achmad Yani Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi experimental menggunakan pendekatan non equivalent control design with pre-test and post-test. Sampel penelitian berjumlah 60 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi sebanyak 30 responden dan kelompok kontrol sebanyak 30 responden dengan teknik consecutive sampling. Kelompok intervensi diberikan intervensi berupa warm saline gargle pasca operasi, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan intervensi. Pengukuran nyeri tenggorokan dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji wilcoxon dan mann-whitney. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan nyeri tenggorokan pada kelompok intervensi setelah diberikan warm saline gargle dibandingkan kelompok kontrol. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan nilai p < 0,05 Kesimpulan : Pemberian warm saline gargle memiliki pengaruh terhadap penurunan nyeri tenggorokan pasca intubasi endotracheal tube pada pasien general anestesi. Intervensi ini dapat digunakan sebagai terapi nonfarmakologis yang sederhana dan aman untuk meningkatkan kenyamanan pasien pasca operasi Kata kunci : warm saline gargle, nyeri tenggorokan, postoperative sore throat, intubasi endotrakeal, general anestesi

Item Type: Thesis (Skripsi)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Kata kunci : warm saline gargle, nyeri tenggorokan, postoperative sore throat, intubasi endotrakeal, general anestesi
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 14 Aug 2026 03:46
Last Modified: 14 Aug 2026 03:46
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/24105

Actions (login required)

View Item View Item