Nurrahma, Ardha Shofia (2026) Gambaran Perilaku Tentang Kepatuhan Cara Konsumsi Tablet Tambah Darah Remaja Putri Tahun 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (COVER)
Ardha Shofia Nurrahma_ cover.pdf Download (2MB) |
|
Text (ABSTRACT)
Ardha Shofia Nurrahma _abtract.pdf Download (196kB) |
|
Text (CHAPTER 1)
Ardha Shofia Nurrahma _ Chapter 1.pdf Download (297kB) |
|
Text (CHAPTER 2)
Ardha Shofia Nurrahma _ Chapter 2.pdf Download (371kB) |
|
Text (CHAPTER 3)
Ardha Shofia Nurrahma _ Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (349kB) |
|
Text (CHAPTER 4)
Ardha Shofia Nurrahma _ Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (336kB) |
|
Text (CONCLUSION)
Ardha Shofia Nurrahma _ Conclusion.pdf Download (223kB) |
|
Text (APPENDICES)
Ardha Shofia Nurrahma_ Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang penting di Indonesia. Kabupaten Kulon Progo memiliki prevalensi anemia tertinggi di DIY yaitu sebesar 73,8%, meskipun cakupan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja telah mencapai 96,9%. Tingginya prevalensi anemia tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara program pemberian TTD dan kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri. Tujuan: Mengetahui gambaran perilaku kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja putri kelas XI SMA Negeri 1 Pengasih tahun 2026. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional, dilaksanakan pada Mei 2026 di SMA Negeri 1 Pengasih dengan jumlah responden sebanyak 118 menggunakan instrument kuesioner perilaku dan analisis data dilakukan secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Sebagian besar responden memiliki orang tua dengan pendidikan menengah sebanyak 88 responden (74,6%), pekerjaan orang tua sebagai wiraswasta/pedagang sebanyak 43 responden (36,4%), dan sumber informasi mengenai anemia serta TTD berasal dari media sosial sebanyak 82 responden (69,5%). Perilaku kepatuhan konsumsi TTD menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak patuh, yaitu sebanyak 74 responden (62,7%), sedangkan yang patuh sebanyak 44 responden (37,3%). Hasil tabulasi silang menunjukkan bahwa ketidakpatuhan lebih banyak ditemukan pada responden dengan orang tua berpendidikan menengah, pekerjaan orang tua sebagai wiraswasta/pedagang, dan sumber informasi dari media sosial. Kesimpulan: Sebagian besar remaja putri kelas XI SMA Negeri 1 Pengasih memiliki perilaku tidak patuh dalam mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Diperlukan peningkatan edukasi dan monitoring konsumsi TTD melalui sekolah, keluarga, dan tenaga kesehatan untuk meningkatkan kepatuhan remaja putri sebagai upaya pencegahan anemia.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Kata Kunci: Remaja putri, kepatuhan, tablet tambah darah, anemia, perilaku kesehatan |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi DIII Kebidanan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 06:01 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 06:01 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23721 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
