Febriana, Riska (2026) PENERAPAN TERAPI BERMAIN POP IT UNTUK MENURUNKAN KECEMASAN AKIBAT HOSPITALISASI PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Cover)
Awal.pdf Download (1MB) |
|
Text (Abstrak)
Abstract.pdf Download (531kB) |
|
Text (BAB 1)
Chapter 1.pdf Download (535kB) |
|
Text (BAB 2)
Chapter 2.pdf Download (636kB) |
|
Text (BAB 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (440kB) |
|
Text (BAB 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (551kB) |
|
Text (Kesimpulan)
Conclusion.pdf Download (406kB) |
|
Text (Referensi)
References.pdf Download (332kB) |
|
Text (Lampiran)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
Text (KTI Lengkap)
RISKA FEBRIANA_P07120123059.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: Hospitalisasi pada anak usia prasekolah sering menimbulkan kecemasan akibat lingkungan rumah sakit yang asing, prosedur medis, serta perpisahan dengan lingkungan rumah. Kecemasan yang dialami anak dapat menghambat proses penyembuhan dan menurunkan kemampuan anak untuk beradaptasi selama menjalani perawatan. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan kecemasan adalah terapi bermain pop it. Tujuan: Mengetahui penerapan terapi bermain pop it dalam menurunkan kecemasan akibat hospitalisasi pada anak usia prasekolah di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan desain studi kasus pada dua anak usia 3–6 tahun yang mengalami kecemasan akibat hospitalisasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi keperawatan. Tingkat kecemasan diukur menggunakan Facial Image Scale (FIS) sebelum dan sesudah intervensi terapi bermain pop it yang diberikan selama tiga kali pertemuan dengan durasi 10–15 menit setiap sesi. Hasil: Hasil studi menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan pada kedua responden setelah diberikan terapi bermain pop it. Anak tampak lebih tenang, kooperatif, tidak mudah menangis, dan lebih mampu berinteraksi dengan tenaga kesehatan selama perawatan. Terapi bermain pop it juga membantu mengalihkan perhatian anak dari rasa takut terhadap tindakan medis dan lingkungan rumah sakit. Kesimpulan: Terapi bermain pop it efektif sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis untuk membantu menurunkan kecemasan akibat hospitalisasi pada anak usia prasekolah.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | pop it, kecemasan, hospitalisasi, usia prasekolah |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 06:35 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 06:35 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23461 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
