Alaydasari, Zulfa Ayu (2026) EFEKTIVITAS EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI MELALUI TIKTOK TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DI SMK NEGERI 1 KALASAN. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Abstract)
abstract.pdf

Download (247kB)
Text (Awal)
Awal.pdf

Download (662kB)
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf

Download (262kB)
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf

Download (394kB)
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (437kB)
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (360kB)
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf

Download (206kB)
Text (References)
References.pdf

Download (242kB)
Text (Appendices)
Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Official URL: https://poltekkesjogja.ac.id/

Abstract

Latar belakang: Permasalahan kesehatan reproduksi remaja di Daerah Istimewa Yogyakarta masih menjadi perhatian, ditunjukkan dengan 165 kasus persalinan remaja sepanjang Januari–Agustus 2025, dengan Kabupaten Sleman sebagai wilayah dengan jumlah kasus tertinggi. Rendahnya pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi meningkatkan risiko kehamilan tidak diinginkan, infeksi menular seksual, dan HIV/AIDS. Edukasi kesehatan reproduksi di SMK Negeri 1 Kalasan masih bersifat umum sehingga diperlukan media edukasi yang menarik, salah satunya melalui TikTok. Tujuan: Menganalisis efektivitas edukasi kesehatan reproduksi melalui media sosial TikTok dibandingkan WhatsApp terhadap peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja di SMK Negeri 1 Kalasan. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain quasi experimental pretest-posttest with control group design. Sampel berjumlah 176 responden yang terdiri atas 88 kelompok TikTok dan 88 kelompok WhatsApp, dipilih menggunakan simple random sampling. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner valid dan reliabel sebanyak 34 butir. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan Mann-Whitney. Hasil: Mayoritas responden berjenis kelamin perempuan, memiliki orang tua berpendidikan SMA, dan pernah memperoleh informasi kesehatan reproduksi. Peningkatan skor pengetahuan terjadi pada 75,0% responden kelompok TikTok dan 72,7% kelompok WhatsApp. Uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan pada kedua kelompok (p=0,000). Uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan efektivitas yang signifikan (p=0,000025), dengan mean rank kelompok TikTok lebih tinggi dibandingkan WhatsApp (104,48 dan 72,52). Kesimpulan: Edukasi kesehatan reproduksi melalui media sosial TikTok lebih efektif dibandingkan WhatsApp dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi pada siswa SMK Negeri 1 Kalasan. Kata kunci: kesehatan reproduksi, pengetahuan, TikTok, WhatsApp

Item Type: Thesis (Skripsi)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Kata kunci: kesehatan reproduksi, pengetahuan, TikTok, WhatsApp.
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 23 Jul 2026 04:24
Last Modified: 23 Jul 2026 04:24
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23145

Actions (login required)

View Item View Item