Daviola, Nabilla Adisty (2026) KONTRIBUSI SARAPAN PAGI TERHADAP ASUPAN ZAT GIZI MAKRO DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA REMAJA PUTRI DESA BANGUNCIPTO. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Cover)
Awal.pdf

Download (1MB)
Text (Abstract)
Abstract.pdf

Download (391kB)
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf

Download (513kB)
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf

Download (554kB)
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (809kB)
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (752kB)
Text (Conslusion)
Conslusion.pdf

Download (339kB)
Text (References)
References.pdf

Download (318kB)
Text (Appendices)
Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Latar belakang : Kebiasaan tidak sarapan masih menjadi persoalan gizi yang be-lum tertangani di kalangan remaja Indonesia. Di Daerah Istimewa Yogyakarta, angka pelajar yang melewatkan sarapan tercatat setinggi 60%, dan hampir seten-gah dari remaja (44,6%) mengonsumsi sarapan dengan kualitas gizi yang kurang memadai. Padahal, kecukupan zat gizi makro yang diperoleh dari sarapan memiliki peran besar dalam menunjang fungsi kognitif dan capaian belajar, terutama untuk mata pelajaran yang menuntut kemampuan bernalar tinggi seperti matematika. Tujuan: Mengetahui kontribusi sarapan pagi terhadap asupan zat gizi makro dan hubungannya dengan prestasi belajar matematika remaja putri di Kalurahan Banguncipto, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain analitik korelasional cross-sectional. Sampel berjumlah 30 remaja putri usia 13-19 tahun yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner kebiasaan sarapan, food recall 3x24 jam, dan studi dokumentasi nilai rapor matematika semester terakhir. Kebia-saan sarapan dikategorikan menggunakan nilai rata-rata (mean) sebagai cut-off point. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman's rho.Hasil : Kebiasaan sarapan pagi responden terbagi rata antara kategori tidak baik dan baik masing-masing 50%.kategori kurang (<25%) tertinggi pada karbohidrat (93,3%), energi (66,7%) dan lemak (50%), sedangkan protein sebagian sudah be-rada pada kategori cukup (≥25%) yaitu 63,3%.Prestasi belajar matematika juga terbagi rata antara kategori baik dan sangat baik yaitu masing-masing 50%, dan tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara kebiasaan sarapan pagi dengan prestasi belajar matematika (p=0,072).Kesimpulan : Kebiasaan sarapan tidak berhubungan secara signifikan dengan prestasi matematika di kalangan remaja putri di Desa Banguncipto (r=-0,333; p=0,072). Temuan ini menunjukkan bahwa prestasi matematika dipengaruhi oleh banyak faktor lain di luar kebiasaan sarapan saja.

Item Type: Thesis (Diploma)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Sarapan pagi, Zat gizi makro, Prestasi belajar matematika, Remaja putri
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi DIII Gizi
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 22 Jul 2026 07:48
Last Modified: 22 Jul 2026 07:48
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23115

Actions (login required)

View Item View Item