Puspitasari, Siska (2026) Pengaruh Massage Effluerage Terhadap Penurunan Nyeri Involusio Uteri 24 Jam Pertama Di RSU Rachma Husada Bantul Tahun 2026. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (awal)
1. awal .pdf

Download (709kB)
Text
2. Abstrak .pdf

Download (211kB)
Text
3. Capter 1.pdf

Download (235kB)
Text
4. Capter 2.pdf

Download (470kB)
Text
5. Capter 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (314kB) Request a copy
Text
6. Capter 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (226kB) Request a copy
Text
7. conclusion.pdf

Download (196kB)
Text
8. References.pdf

Download (206kB)
Text
9. Apendices.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) Request a copy
Official URL: https://poltekkesjogja.ac.id/

Abstract

Latar Belakang : Nyeri merupakan suatu sensori subjektif dan pengalaman emosional tidak menyenangkan seseorang yang berhubungan dengan kerusakan jaringan yang aktual, potensial, atau dirasakan jika terjadi. Nyeri pasca melahirkan adalah perasaan tidak nyaman yang berhubungan dengan kondisi setelah melahirkan. Salah satu cara untuk mengurangi nyeri ibu adalah dengan melakukan massage effleurage. Tujuan Penelitian : Mengetahui distibusi frekuensi karakteristik berdasarkan usia dan paritas ibu postpartum 24 jam pertama, Mengetahui perbedaan rata-rata tingkat nyeri involusi uteri 24 jam pertama sebelum dan sesudah dilakukannya pemberian massage effleurage, Mengetahui perbedaan rata-rata tingkat nyeri involusi uteri 24 jam pertama sebelum dan sesudah di diberikan teknik nafas dalam pada kelompok kontrol, Mengetahui perbedaan pengaruh antara massage effleurage dan nafas dalam pada penurunan tingkat nyeri involusi uteri pada 24 jam pertama di RSU Rachma Husada. Metode Penelitian : Jenis penelitian eksperimental Kuantitatif dengan rancangan penelitian quasi experiment pretest-posttest with control group. Sampel berjumlah 70 responden yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (massage effleurage) dan kelompok kontrol (Nafas Dalam). Instrumen penelitian berupa kuesioner untuk mengukur nyeri. Analisis data menggunakan Chi-square,uji Wilcoxon, dan Mann-Whitney. Hasil Penelitian : Kelompok massage effleurage memiliki nilai Mean Rank sebesar 40,63, lebih tinggi dibandingkan kelompok teknik nafas dalam yaitu 30,37. Hasil uji Mann-Whitney U menunjukkan nilai U = 433,000, Z = -2,389, dan p-value = 0,017. Karena nilai p-value 0,017 < 0,05, maka H₀ ditolak dan H₁ diterima. Kesimpulan : massage effleurage berpengaruh terhadap penurunan nyeri involusi uteri 24 jam pertama di RSU Rachma Husada Bantul Tahun 2026, dan menunjukkan hasil yang lebih efektif dibandingkan teknik nafas dalam pada kelompok kontrol. Tehnik massage effleurage lebih menurunkan nyeri involusi uteri 24 jam pertama dari pada tehnik nafas dalam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: panjiputeraprakoso26@gmail.com
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Massage effleurage, Nyeri Involusio Uteri
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 30 Jul 2026 06:27
Last Modified: 30 Jul 2026 06:27
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23040

Actions (login required)

View Item View Item