Roesyadi, Charantya Anandita (2026) KAJIAN PENGETAHUAN IBU TENTANG MP-ASI DAN STATUS GIZI ANAK BADUTA ( USIA 6-23 BULAN ) DI KALURAHAN JATIREJO, KAPANEWON LENDAH, KABUPATEN KULON PROGO. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Awal)
Awal.pdf Download (548kB) |
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf Download (77kB) |
|
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf Download (88kB) |
|
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf Download (146kB) |
|
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (128kB) Request a copy |
|
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (464kB) Request a copy |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf Download (13kB) |
|
Text (References)
References.pdf Download (144kB) |
|
Text (Appendices)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (437kB) Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Masa baduta merupakan periode emas pertumbuhan dan perkembangan anak yang sangat dipengaruhi oleh pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI). Pengetahuan ibu mengenai MP-ASI berperan penting dalam menentukan praktik pemberian makan yang tepat, yang pada akhirnya berdampak pada status gizi anak. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023, prevalensi underweight pada balita di Kabupaten Kulon Progo masih mencapai 12,9%. Tujuan: Mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang MP-ASI dan status gizi baduta usia 6-23 bulan, dan kaitan keduanya di Kalurahan Jatirejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo. Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak baduta (usia 6-23 bulan) di Kalurahan Jatirejo sebanyak 48 balita. Data yang dikumpulkan yaitu data pengetahuan ibu diukur menggunakan kuesioner, sedangkan status gizi dinilai melalui indeks BB/U mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2020. Hasil: Sebagian besar ibu memiliki pengetahuan baik tentang MP-ASI (97,9%) dan hanya (2,1%) berpengetahuan kurang. Status gizi baduta sebagian besar baik (81,2%), sedangkan (19,15%) tergolong tidak baik. Hasil tabulasi silang menunjukkan bahwa status gizi baik lebih banyak dijumpai pada baduta dengan ibu yang berpengetahuan baik. Kesimpulan: Pengetahuan ibu di Kalurahan Jatirejo umumnya sudah baik dan sebagian besar baduta memiliki status gizi baik. Kata Kunci: pengetahuan ibu, MP-ASI, status gizi, baduta
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Lokasi : Perpustakaan Terpadu Lantai 3 |
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Kata Kunci: pengetahuan ibu, MP-ASI, status gizi, baduta |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi DIII Gizi |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 08:08 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 08:13 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22998 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
