Saharani, Maia Rizqi Dwista (2026) KAJIAN KEJADIAN STUNTING PADA BADUTA USIA 6-23 BULAN BERDASARKAN BERAT BADAN LAHIR, ASI EKSKLUSIF DAN MP-ASI DI KELURAHAN JATIREJO. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Cover)
Awal.pdf

Download (1MB)
Text (Abstract)
Abstract.pdf

Download (198kB)
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf

Download (232kB)
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf

Download (316kB)
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (250kB)
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (382kB)
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf
Restricted to Registered users only

Download (198kB)
Text (Appendices)
Appendices.pdf

Download (762kB)
Official URL: https://eprints.poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Stunting masih menjadi tantangan gizi di Indonesia dengan prevalensi nasional 19,8% (SSGI 2024). Kabupaten Kulon Progo mencatat angka 18%, sehingga perlunya kajian faktor risiko di tingkat lokal. Tujuan: Mengetahui kajian kejadian stunting pada baduta usia 6-23 bulan berdasarkan berat badan lahir, ASI Eksklusif, dan MP-ASI di Kelurahan Jatirejo. Metode: Penelitian deskriptif dengan desain cross-sectional. Sampel sebanyak 48 baduta usia 6-23 bulan diambil menggunakan total sampling. Data primer diperoleh melalui kuesioner (berat lahir, ASI Eksklusif, MP-ASI), sedangkan data sekunder (status stunting) dari laporan pemantauan gizi. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi dan tabulasi silang secara deskriptif. Hasil: Prevalensi stunting sebesar 14,6% (7 baduta). Sebanyak 10,4% baduta memiliki riwayat BBLR, 85,4% mendapat ASI Eksklusif, dan 47,9% menerima MP-ASI tidak sesuai. Proporsi stunting pada kelompok BBLR (40%) lebih tinggi dibanding berat lahir normal (11,6%). Seluruh kasus stunting terjadi pada kelompok ASI Eksklusif. Proporsi stunting pada MP-ASI sesuai (20%) lebih tinggi dibanding MP-ASI tidak sesuai (8,7%). Kesimpulan: Angka stunting di Kelurahan Jatirejo (14,6%) masih di bawah rata-rata nasional. BBLR menunjukkan kecenderungan risiko lebih tinggi terhadap stunting. Temuan pada ASI Eksklusif dan MP-ASI tidak sesuai teori, memerlukan penelitian lebih lanjut dengan sampel lebih besar dan kontrol faktor perancu. Kata Kunci: Stunting, Berat Badan Lahir, ASI Eksklusif, MP-ASI, Baduta

Item Type: Thesis (Diploma)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Stunting, Berat Badan Lahir, ASI Eksklusif, MP-ASI, Baduta
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi DIII Gizi
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 14 Jul 2026 04:02
Last Modified: 14 Jul 2026 04:02
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22846

Actions (login required)

View Item View Item