Ayu Hanifah, Annisa (2026) GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) PADA SISWI KELAS X DI SMAN 1 SEYEGAN SLEMAN. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (COVER)
Awal.pdf Download (453kB) |
|
Text (ABSTRACT)
Abstract.pdf Download (255kB) |
|
Text (BAB I)
Chapter 1.pdf Download (249kB) |
|
Text (BAB II)
Chapter 2.pdf Download (484kB) |
|
Text (BAB III)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (321kB) |
|
Text (BAB IV)
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (296kB) |
|
Text (BAB V)
Conclusion.pdf Download (200kB) |
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
References.pdf Download (224kB) |
|
Text (LAMPIRAN)
Appendices.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
Text (KTI FULL TEXT)
KTI FULL TEXT.pdf Download (1MB) |
|
Text (NASKAH PUBLIKASI)
NASKAH PUBLIKASII.pdf Download (426kB) |
|
Text (PROPOSAL KTI)
PROPOSAL KTI.pdf Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang : Kanker payudara merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan di dunia. Kabupaten Sleman menempati urutan tertinggi kasus kanker payudara di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan jumlah 369 kasus pada tahun 2024. Kecamatan Seyegan menyumbang 69 kasus dengan tumor dan curiga kanker payudara. Upaya deteksi dini kanker payudara dapat dilakukan melalui pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Namun, pengetahuan dan kesadaran remaja dalam melakukan SADARI masih rendah akibat kurangnya informasi dan edukasi kesehatan mengenai SADARI. Tujuan : Diketahuinya tingkat pengetahuan tentang SADARI pada siswi kelas X di SMAN 1 Seyegan Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang menggambarkan tingkat pengetahuan tentang SADARI. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2026 dengan subjek 194 responden dan pengumpulan data menggunakan kuesioner kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil : Sebagian besar responden memperoleh informasi mengenai SADARI dari media sosial sebanyak 102 responden (52,6%). Sebagian besar responden belum pernah melakukan SADARI sebanyak 115 responden (59,3%). Sebagian besar responden mengalami menarche pada usia >12 tahun sebanyak 119 responden (61,3%). Tingkat pengetahuan responden tentang SADARI sebagian besar berada pada kategori cukup sebanyak 121 responden (62,4%). Kesimpulan : Tingkat pengetahuan tentang SADARI pada siswi kelas X di SMAN 1 Seyegan Sleman sebagian besar berada pada kategori cukup. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pendidikan kesehatan mengenai SADARI melalui sekolah dan tenaga kesehatan guna meningkatkan pengetahuan serta kesadaran remaja dalam melakukan deteksi dini kanker payudara. Kata Kunci : Tingkat pengetahuan, SADARI, Remaja
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Tingkat pengetahuan, SADARI, Remaja |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi DIII Kebidanan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 23 Sep 2026 04:47 |
| Last Modified: | 23 Sep 2026 04:47 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22655 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
