Mutia Ramli, Ayunda (2026) GAMBARAN KEBIASAAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH PADA REMAJA PUTRI DI MTsN 3 KULON PROGO TAHUN 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Awal)
Awal.pdf

Download (1MB)
Text (Abstract)
Abstract.pdf

Download (106kB)
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf

Download (162kB)
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf

Download (204kB)
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (251kB)
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (168kB)
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf

Download (55kB)
Text (References)
References.pdf

Download (180kB)
Text (Appendices)
Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text (AYUNDA MUTIA RAMLI_P07124123005)
AYUNDA MUTIA RAMLI_P07124123005.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
Official URL: http://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Ayunda Mutia1, Margono2, Sumarah3 123Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Jl. Mangkuyudan MJ III/304, Yogyakarta, 55143 Email: ayundamutiaramli426@gmail.com ABSTRAK Latar Belakang: Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan yang serius di Indonesia, dengan prevalensi tinggi, termasuk di Kabupaten Kulon Progo (41,61%) yang menjadi tertinggi di DIY. Rendahnya kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) di kalangan remaja putri menjadi salah satu faktor penyebab. Penelitian ini berfokus pada MTsN 3 Kulon Progo, sebuah wilayah dengan angka kejadian anemia remaja putri yang tinggi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kebiasaan konsumsi TTD pada remaja putri di MTsN 3 Kulon Progo, meliputi cara, waktu, dan dosis konsumsi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian adalah 41 siswi kelas VIII MTsN 3 Kulon Progo yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis secara univariat untuk mendapatkan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Hampir setengahnya responden (46,3%) mengalami menarche pada usia kurang dari 12 tahun. Kebiasaan konsumsi TTD sebagian besar (68,29%) berada dalam kategori Cukup. Secara spesifik, cara konsumsi TTD sebagian besar (73,17%) berada pada kategori Cukup, dosis konsumsi sebagian besar (53,66%) dalam kategori Baik, dan waktu konsumsi hampir seluruhnya (80,49%) dalam kategori Cukup. Kesimpulan: Kebiasaan konsumsi Tablet Tambah Darah pada remaja putri di MTsN 3 Kulon Progo secara umum berada dalam kategori cukup. Diperlukan peningkatan edukasi dan intervensi yang lebih tepat sasaran, khususnya terkait cara dan waktu konsumsi TTD, untuk mengoptimalkan penyerapan zat besi dan efektivitas program pencegahan anemia. Kata Kunci: Anemia, Kebiasaan Konsumsi, Remaja Putri, Tablet Tambah Darah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Anemia, Kebiasaan Konsumsi, Remaja Putri, Tablet Tambah Darah.
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi DIII Kebidanan
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 18 Aug 2026 04:51
Last Modified: 18 Aug 2026 04:51
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22563

Actions (login required)

View Item View Item