Mutiara Trimaya (2026) ANALISIS KEBUTUHAN PMIK DI UNIT PENDAFTARAN RAWAT JALAN PASCA PENERAPAN RME DENGAN MENGGUNAKAN METODE ABK-KES DI RS BETHESDA TAHUN 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text
Awal.pdf Download (542kB) |
|
Text
Abstract.pdf Download (259kB) |
|
Text
Chapter 1.pdf Download (259kB) |
|
Text
Chapter 2.pdf Download (331kB) |
|
Text
Chapter 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (277kB) |
|
Text
Chapter 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (456kB) |
|
Text
Conclusion.pdf Download (206kB) |
|
Text
References.pdf Download (278kB) |
|
Text
Appendices.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: Penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) di rumah sakit berdampak pada perubahan beban kerja tenaga Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (PMIK), khususnya pada unit pendaftaran rawat jalan. Ketidakseimbangan antara jumlah tenaga dengan beban kerja dapat mempengaruhi mutu pelayanan dan efektivitas kerja petugas. Tujuan: Mengetahui kebutuhan tenaga kerja di Unit Pendaftaran Pasien Rawat Jalan Rumah Sakit Bethesda Tahun 2026 berdasarkan Metode ABK-Kes dengan penerapan Rekam Medis Elektronik (RME), karena jumlah SDMK yang tidak sesuai dengan kebutuhan (kelebihan/kekurangan) dapat menyebabkan pelayanan menjadi tidak optimal. Analisis dalam penelitian ini untuk mengetahui kebutuhan petugas pendaftaran. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan metode campuran (mixed methods) dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Subjek pada penelitian ini yaitu 9 petugas pendaftaran rawat jalan dan 1 Kepala Unit Rekam Medis. Objek pada penelitian ini adalah langkah-langkah dalam metode ABK-Kes meliputi waktu kerja tersedia, standar beban kerja, standar tugas penunjang dan faktor tugas penunjang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil: Hasil penelitian di Rumah Sakit Bethesda menunjukkan telah menerapkan rekam medis berbasis elektronik dan hasil perhitungan menunjukan bahwa waktu kerja tersedia petugas pendaftaran rawat jalan adalah 1.300 jam/tahun atau 78.000 menit/tahun. Faktor tugas penunjang sebesar 7,9% dan standar tugas penunjang sebesar 1,09. Jumlah kebutuhan petugas pendaftaran rawat jalan berdasarkan perhitungan Metode ABK-Kes yaitu 12 orang dengan petugas tersedia saat ini sebanyak 9 orang, sehingga terjadi kekurangan petugas sebanyak 3 orang. Kesimpulan: Metode ABK-Kes dapat digunakan untuk menganalisis kebutuhan tenaga PMIK secara objektif berdasarkan beban kerja aktual di unit pendaftaran rawat jalan pasca penerapan RME. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi rumah sakit dalam perencanaan kebutuhan SDMK guna meningkatkan mutu pelayanan. Kata Kunci: PMIK, Rekam Medis Elektronik, Metode ABK-Kes, Kebutuhan tenaga kerja, Unit Pendaftaran Pasien Rawat Jalan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | PMIK, Rekam Medis Elektronik, Metode ABK-Kes, Kebutuhan tenaga kerja, Unit Pendaftaran Pasien Rawat Jalan |
| Subjects: | Z Bibliography. Library Science. Information Resources > ZA Information resources > ZA4050 Electronic information resources |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi DIII Rekam Medis dan Informasi Kesehatan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 10 Jul 2026 03:56 |
| Last Modified: | 10 Jul 2026 03:56 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22079 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
