Ningtyas, Urmila Dewi (2025) HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KUALITAS HIDUP LANJUT USIA DI POSBINDU DUSUN BANDUNGAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS IMOGIRI I. Tugas Akhir Dietisien thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Awal)
Awal.pdf Download (1MB) |
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf Download (48kB) |
|
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf Download (131kB) |
|
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf Restricted to Registered users only Download (159kB) |
|
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (193kB) |
|
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (180kB) |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf Download (49kB) |
|
Text (Reference)
References.pdf Download (120kB) |
|
Text (Appendices)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (398kB) |
|
Text (Tugas Akhir)
URMILA DEWI NINGTYAS_P71313124070.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang : Fenomena penuaan penduduk (ageing population) di Indonesia menimbulkan tantangan besar di bidang kesehatan masyarakat, salah satunya adalah meningkatnya prevalensi masalah gizi pada lanjut usia (lansia). Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, prevalensi masalah gizi pada lansia mencapai 54,2%, terdiri atas 25,5% gizi kurang dan 28,7% gizi lebih. Status gizi yang tidak seimbang berdampak pada penurunan fungsi tubuh, meningkatnya risiko penyakit kronis, serta menurunkan kualitas hidup lansia. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan kualitas hidup lansia di Posbindu Dusun Bandungan wilayah kerja Puskesmas Imogiri I. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 42 responden lansia yang dipilih dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan untuk menentukan Indeks Massa Tubuh (IMT) serta pengisian kuesioner World Health Organization Quality of Life-BREF (WHOQOL-BREF) untuk menilai kualitas hidup. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan p-value <0,05. Hasil : Sebanyak 11,9% responden memiliki status gizi kurus, 42,9% memiliki status gizi normal dan 45,2% berstatus gizi gemuk. Kualitas hidup baik ditemukan pada 54,8% responden, sedangkan 45,2% lainnya memiliki kualitas hidup tidak baik. Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dan kualitas hidup lansia (p-value = 0,005 < 0,05). Kesimpulan : Terdapat hubungan antara status gizi dengan kualitas hidup lansia. Kata Kunci : Status gizi, Kualitas hidup, Lansia, WHOQOL-BREF
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir Dietisien) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Status gizi, Kualitas hidup, Lansia, WHOQOL-BREF |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 07:47 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 07:47 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/21673 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
