Agrariani, Septy Betrisna (2026) PENGARUH VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP PENCEGAHAN PERIODONTITIS PADA PEROKOK AKTIF. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Cover)
Introduction.pdf Download (1MB) |
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf Download (138kB) |
|
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf Download (194kB) |
|
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf Download (189kB) |
|
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (244kB) |
|
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (203kB) |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf Download (72kB) |
|
Text (References)
References.pdf Download (149kB) |
|
Text (Appendices)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
Text (Full Text)
SEPTY BETRISNA AGRARIANI_P07125222058_Fulltext.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Latar Belakang: Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 menunjukkan bahwa 56,9% penduduk mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut, sedangkan prevalensi perokok aktif usia ≥ 15 tahun mencapai 28,62%. Paparan zat berbahaya dalam rokok meningkatkan risiko terjadinya periodontitis pada perokok aktif. Tujuan: Diketahuinya pengaruh video animasi terhadap pengetahuan dan sikap pencegahan periodontitis pada perokok aktif. Metode: Penelitian quasi experimental dengan rancangan non-equivalent pretest-posttest control group design. Populasi adalah perokok aktif usia 20–35 tahun berjumlah sekitar 100 orang. Sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 80 perokok aktif. Variabel penelitian yaitu edukasi dengan video animasi serta pengetahuan dan sikap pencegahan periodontitis. Instrumen berupa kuesioner dan penelitian dilakukan pada bulan Mei 2026. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji Wilcoxon Signed Rank Test, dan uji Mann-Whitney U Test. Hasil: Pengetahuan risiko periodontitis pada perokok aktif sebelum diberikan edukasi berada pada kategori kurang 52,5% dan setelah edukasi menjadi baik 87,5%. Sikap pencegahan periodontitis sebelum diberikan edukasi cukup 55% dan setelah edukasi menjadi baik 92,5%. Nilai rata-rata variabel pengetahuan meningkat dari 4,65 menjadi 9,23 dengan SD 1,805 menjadi 1,074. Nilai rata-rata sikap meningkat dari 23,75 menjadi 35,03 dengan SD 5,276 menjadi 3,150. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan pada pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah edukasi (p<0,001). Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (p<0,001). Kesimpulan: Video animasi berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap pencegahan periodontitis pada perokok aktif. Kata Kunci: Animasi, Pengetahuan, Sikap, Periodontitis, Perokok
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Animasi, Pengetahuan, Sikap, Periodontitis, Perokok |
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan Gigi > Program Studi Sarjana Terapan Terapi Gigi |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 05:25 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 05:25 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/24018 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
