Ananda, Shofa (2026) EFEKTIVITAS PENGGUNAAN VIDEO ANIMASI “MAROTAKA” DALAM EDUKASI GIZI TERHADAP PENGETAHUAN MAKANAN RISIKO TINGGI KANKER PADA SISWA SMAN 1 GAMPING. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (COVER)
Awal.pdf

Download (651kB)
Text (ABSTRACT)
Abstark.pdf

Download (201kB)
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf

Download (285kB)
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf

Download (344kB)
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (342kB)
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (580kB)
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf

Download (236kB)
Text (References)
References.pdf

Download (186kB)
Text (Appendices)
Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)
Text (Full Text)
SHOFA ANANDA_P07131222004.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)
Text (Naskah Publikasi)
SHOFA ANANDA_NASKAH PUBLIKASI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (395kB)

Abstract

Latar Belakang: Kanker merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab kematian utama di dunia. Berdasarkan BPS 2023 prevalensi kanker di Indonesia mencapai 1,2% dengan Daerah Istimewa Yogyakarta menduduki prevalensi tertinggi. Remaja SMA rentan mengonsumsi makanan berisiko tinggi kanker sehingga diperlukan edukasi gizi untuk meningkatkan pengetahuan. Salah satu media yang dapat digunakan adalah video animasi yang mampu menyampaikan informasi secara menarik dan interaktif. Tujuan: Mengetahui efektivitas media video animasi “MAROTAKA” dalam edukasi gizi terhadap peningkatan pengetahuan makanan risiko tinggi kanker pada siswa SMA. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan non-equivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 70 siswa yang terdiri atas 35 siswa pada kelompok video animasi dan 35 siswa pada kelompok leaflet. pengukuran dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan poste-test yang telah diuji validitas dan realibilitas. Analasis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan Mann Whitney. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan kelompok video animasi meningkat dari 87,29 menjadi 95,43 sedangkan kelompok leaflet meningkat dari 88,14 menjadi 93,43. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan signifikan pada kelompok video animasi maupun leaflet (p=0,000). Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan tidak terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan antara media video animasi dan leaflet dalma meningkatkan pengetahuan responden (p=0,232). Kesimpulan: Edukasi gizi menggunakan video animasi MAROTAKA maupun leaflet sama-sama efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang makanan risiko tinggi kanker. Akan tetapi, video animasi MAROTAKA tidak terbukti lebih efektif dibandingkan leaflet.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Video Animasi, Pengetahuan, Makanan Risiko Kanker, Remaja
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 03 Aug 2026 07:05
Last Modified: 03 Aug 2026 07:05
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23806

Actions (login required)

View Item View Item