Ardiningsih, Ariqah Dyah (2026) PENERAPAN TERAPI SENAM OTAK (BRAIN GYM) TERHADAP FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA DENGAN DEMENSIA DI BALAI PELAYANAN SOSIAL TRESNA WERDHA ABIYOSO YOGYAKARTA. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text
Awal.pdf Download (445kB) |
|
Text (Abstrak)
Abstract.pdf Download (250kB) |
|
Text (BAB 1)
Chapter 1.pdf Download (260kB) |
|
Text (BAB 2)
Chapter 2.pdf Download (429kB) |
|
Text (BAB 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (244kB) |
|
Text (BAB 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (419kB) |
|
Text (Kesimpulan)
Conclusion.pdf Download (194kB) |
|
Text (Lampiran)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
Text (Referensi)
References.pdf Download (211kB) |
|
Text
ARIQAH DYAH ARDININGSIH_P07120123042.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang : Lansia yaitu seseorang yang mencapai tahap akhir dalam siklus kehidupan manusia yang ditandai dengan adanya perubahan fisik dan psikologis. Salah satu perubahan psikologis pada proses penuaan adalah penurunan fungsi kognitif dan demensia. Demensia merupakan sindrom penurunan fungsi intelektual yang progresif, yang menyebabkan gangguan pada daya ingat dan memengaruhi aktivitas sehari-hari. Prevalensi demensia di DIY mencapai 20,1%, yang berarti sekitar 1 dari 5 lansia mengalami demensia. Penatalaksanaan demensia dapat dilakukan dengan terapi farmakologis dan nonfarmakologis. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat dilakukan yaitu senam otak (brain gym). Senam otak (brain gym) merupakan latihan gerakan sederhana yang membantu meningkatkan daya ingat, konsentrasi, dan fungsi kognitif pada lansia. Tujuan : Menerapkan terapi senam otak (brain gym) untuk membantu meningkatkan dan mempertahankan fungsi kognitif pada lansia dengan demensia di BPSTW Abiyoso Yogyakarta melalui pendekatan asuhan keperawatan. Metode : Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus melalui proses keperawatan pada dua lansia dengan demensia. Penelitian dilakukan selama tiga hari. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan fungsi kognitif pada kedua lansia berdasarkan hasil pengkajian MMSE. Pada klien 1 skor MMSE meningkat dari 18 menjadi 20, sedangkan pada klien 2 meningkat dari 16 menjadi 18. Kesimpulan : Penerapan terapi senam otak (brain gym) dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif pada lansia dengan demensia. Kata Kunci : Demensia, Lansia, Fungsi Kognitif, Senam Otak, Brain Gym
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Demensia, Lansia, Fungsi Kognitif, Senam Otak, Brain Gym |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 04 Aug 2026 04:18 |
| Last Modified: | 04 Aug 2026 04:18 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23566 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
