Prabawanti, Naila Mutia (2026) PENGARUH MODIFIKASI RESEP SAYUR TERHADAP DAYA TERIMA LANSIA DI BALAI PELAYANAN SOSIAL TRESNA WERDHA (BPSTW) BUDI LUHUR. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Cover)
Awal.pdf Download (548kB) |
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf Download (223kB) |
|
Text (Chapter1)
Chapter1.pdf Download (297kB) |
|
Text (Chapter2)
Chapter2.pdf Download (490kB) |
|
Text (Chapter3)
Chapter3.pdf Restricted to Registered users only Download (390kB) |
|
Text (Chapter4)
Chapter4.pdf Restricted to Registered users only Download (617kB) |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf Download (217kB) |
|
Text (References)
References.pdf Download (260kB) |
|
Text (Appendices)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
Text (Full Text)
NAILA MUTIA PRABAWANTI_P07131222020.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
Text (Naskah Publikasi)
NASKAH PUBLIKASI_NAILA MUTIA PRABAWANTI.pdf Restricted to Repository staff only Download (519kB) |
Abstract
Latar Belakang : Lansia mengalami perubahan fisiologis yang dapat memengaruhi kemampuan menerima makanan, seperti penurunan fungsi indera pengecap dan kemampuan mengunyah. Kondisi tersebut dapat menyebabkan rendahnya daya terima makanan, termasuk konsumsi sayur. Di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha (BPSTW) Budi Luhur ditemukan tingginya sisa makanan pada menu sayur asem-asem sebesar 44,33%, yang menunjukkan rendahnya daya terima lansia terhadap menu sayur. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan daya terima adalah melalui modifikasi resep. Tujuan : Mengetahui pengaruh modifikasi resep sayur terhadap daya terima lansia di BPSTW Budi Luhur. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) dengan model ADDIE. Resep lama (asem-asem) dimodifikasi menjadi dua variasi resep, yaitu Sup Merah dan Sup Jahe. Penilaian tingkat kesukaan dilakukan menggunakan uji organoleptik metode hedonik oleh panelis agak terlatih untuk menentukan resep modifikasi terpilih. Resep terpilih kemudian dibandingkan dengan resep lama berdasarkan nilai gizi, food cost, dan daya terima lansia. Penilaian daya terima dilakukan menggunakan metode visual Comstock dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil : Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa Sup Merah lebih disukai dibandingkan Sup Jahe, terutama pada aspek aroma dan rasa. Resep modifikasi Sup Merah memiliki kandungan protein lebih tinggi, kandungan lemak lebih rendah, serta food cost lebih rendah dibandingkan resep lama. Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat perbedaan daya terima yang bermakna antara resep lama dan resep modifikasi dengan nilai p-value sebesar 0,010 (p <0,05). Persentase lansia dengan kategori daya terima baik meningkat dari 47,8% pada resep lama menjadi 69,6% pada resep modifikasi Sup Merah. Kesimpulan: Modifikasi resep sayur terbukti dapat meningkatkan daya terima sayur lansia di BPSTW Budi Luhur. Kata Kunci : Lansia, modifikasi resep, daya terima, sayur, sisa makanan, uji hedonik
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Lansia, modifikasi resep, daya terima, sayur, sisa makanan, uji hedonik |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 03 Aug 2026 07:43 |
| Last Modified: | 03 Aug 2026 07:43 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23379 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
