Friwa Saffa Khairunnisa, - (2026) Hubungan Pola Asuh Dengan Tingkat Self-Regulation Pada Remaja Putri Di Wilayah Kerja Puskesmas Kalasan Kabupaten Sleman. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text
Bagian Awal_friwa.pdf

Download (877kB)
Text
BAB I.pdf

Download (355kB)
Text
BAB II.pdf

Download (349kB)
Text
BAB III.pdf

Download (487kB)
Text
BAB IV.pdf

Download (343kB)
Text
BAB V.pdf

Download (207kB)
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (291kB)
Text
Lampiran.pdf

Download (1MB)

Abstract

HUBUNGAN POLA ASUH DENGAN TINGKAT SELF- REGULATION PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALASAN Friwa Saffa Khairunnisa1, Sujiyatini2, Margono3 1,2,3 Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, JL Mangkuyudan MJ III/304, Yogyakarta, 555143 E-mail: friwasaffa@gmail.com 1 ABSTRAK Latar Belakang: Masa remaja merupakan periode perkembangan yang rentan terhadap berbagai masalah kesehatan mental. Kemampuan self-regulation berperan penting dalam membantu remaja mengelola emosi, perilaku, dan pengambilan keputusan. Salah satu faktor yang memengaruhi kemampuan self-regulation adalah pola asuh orang tua. Tujuan: Mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan tingkat self-regulation pada remaja putri di wilayah kerja Puskesmas Kalasan, Kabupaten Sleman. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 127 remaja putri yang dipilih menggunakan teknik quota sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Parenting Style and Dimensions Questionnaire (PSDQ) untuk mengukur pola asuh dan Adolescent Self-Regulatory Inventory (ASRI) untuk mengukur self-regulation. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil: Mayoritas (41,7%), responden berusia 15–17 tahun, dengan sebagian besar (74,0%) orang tua berpendidikan SMA/SMK dan memiliki pendapatan keluarga kategori menengah (50,4%). Pola asuh yang paling banyak diterapkan adalah pola asuh demokratis (65,4%), sedangkan sebagian besar remaja putri memiliki tingkat self-regulation sedang (77,2%). Hasil uji Spearman menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan tingkat self-regulation pada remaja putri (rs = 0,207; p = 0,020). Hubungan tersebut bersifat positif dengan kekuatan korelasi lemah. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan tingkat self-regulation pada remaja putri di wilayah kerja Puskesmas Kalasan. Pola asuh demokratis cenderung mendukung terbentuknya self-regulation yang sedang pada remaja putri. Kata Kunci: pola asuh, self-regulation, remaja putri, kesehatan mental, parenting style.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Kata Kunci: pola asuh, self-regulation, remaja putri, kesehatan mental, parenting style.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 18 Aug 2026 07:49
Last Modified: 18 Aug 2026 07:49
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22962

Actions (login required)

View Item View Item