Lutfiana, Lutfiana (2026) KAJIAN TINGKAT PENGETAHUAN ANEMIA DAN ASUPAN ZAT BESI PADA REMAJA PUTRI DI KALURAHAN BANJARARUM, KAPANEWON KALIBAWANG, KABUPATEN KULON PROGO. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Awal)
1. Awal.pdf Download (726kB) |
|
Text (Abstrak)
2. Abstract.pdf Download (282kB) |
|
Text (BAB I)
3. Chapter 1.pdf Download (377kB) |
|
Text (BAB II)
4. Chapter 2.pdf Download (513kB) |
|
Text (BAB III)
5. Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (463kB) Request a copy |
|
Text (BAB IV)
6. Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (564kB) Request a copy |
|
Text (BAB V)
7. Conclusion.pdf Download (279kB) |
|
Text (Referensi)
8. References.pdf Download (299kB) |
|
Text (Lampiran)
9. Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (813kB) Request a copy |
Abstract
Latar Belakang : Anemia adalah kondisi di mana tingkat hemoglobin, hematokrit, dan sel darah merah berada di bawah batas normal. Pengetahuan anemia yang kurang akan berpengaruh pada pemilihan makanan yang mengandung zat besi. Menurut (Survei Kesehatan Indonesia, 2023), prevalensi kejadian anemia seluruh Indonesia sebesar 16,2%, dengan prevalensi pada perempuan 5-14 tahun sebesar 16,3% dan usia 15-24 tahun sebesar 15,5%. Remaja putri berisiko mengalami anemia akibat kehilangan zat besi saat menstruasi dan meningkatnya kebutuhan gizi selama masa pertumbuhan. Tujuan : Untuk mengkaji tingkat pengetahuan anemia dan asupan zat besi pada remaja putri di Kalurahan Banjararum, Kapanewon Kalibawang, Kabupaten Kulonprogo. Metode : Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian yaitu seluruh remaja putri yang tercatat dalam data dasar PPG di Kalurahan Banjararum sebanyak 60 remaja putri. Data yang dikumpulkan yaitu data pengetahuan mengenai anemia dengan menggunakan metode kuesioner dan data asupan zat besi dengan menggunakan metode Semi Quantitative Food Frequency Quistionnaire (SQFFQ). Hasil Penelitian : Sebagian besar remaja putri memiliki pengetahuan anemia baik sebanyak 55 remaja putri (91,7%) dan asupan zat besi cukup sebanyak 37 remaja putri (61,7%). Hasil tabulasi silang menunjukkan bahwa remaja putri dengan pengetahuan baik (60%) dan kurang (80%), memiliki asupan zat besi cukup. Kesimpulan : Pengetahuan remaja putri di Kalurahan Banjararum umumnya sudah baik dan sebagian besar remaja putri memiliki asupan zat besi yang cukup.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Remaja putri, Pengetahuan anemia, Asupan zat besi |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi DIII Gizi |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 15 Jul 2026 04:07 |
| Last Modified: | 15 Jul 2026 04:07 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22931 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
