Ula, Rofrofiyyah (2025) STUDI KASUS ASUHAN GIZI LANSIA PADA PENDERITA MULTIPLE MYELOMA DISERTAI ANEMIA DAN MALNUTRISI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MINGGIR. Tugas Akhir Dietisien thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Awal)
Awal.pdf Download (657kB) |
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf Download (280kB) |
|
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf Download (366kB) |
|
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf Download (635kB) |
|
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (399kB) |
|
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (439kB) |
|
Text (Chapter 5)
Chapter 5.pdf Restricted to Registered users only Download (344kB) |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf Download (284kB) |
|
Text (References)
References.pdf Download (238kB) |
|
Text (Appendices)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (926kB) |
|
Text (Full Teks)
Rofrofiyyah Ula_P71313124017.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: Multiple myeloma adalah jenis kanker yang menyerang sel plasma, menyebabkan komplikasi seperti anemia, malnutrisi, penurunan nafsu makan, dan gangguan metabolism gizi. Lansia yang menderita penyakit ini berisiko lebih tinggi mengalami malnutrisi, yang dapat menurunkan kualitas hidupnya dan mengganggu efektivitas pengobatan. Data yang dikumpulkan menunjukkan bahwa individu yang menderita Multiple myeloma mengalami berbagai masalah gizi, seperti penurunan asupan makanan, anemia, dan perubahan metabolisme. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan dan menganalisis studi kasus asuhan gizi lansia pada penderita multiple myeloma disertai anemia dan malnutrisi di wilayah kerja Puskesmas Minggir. Metode: Penelitian ini didasarkan pada metodologi deskriptif, kombinasi dengan perspektif kualitatif dan analisis kasus. Informasi dikumpulkan melalui wawancara, pengukuran antropometri, biokimia, pengamatan fisik atau klinis, serta evaluasi asupan makanan melalui ingatan 24 jam dan kuesioner SQFFQ. Hasil: Skrining menggunakan MNA-LF menunjukkan bahwa pasien berisiko mengalami malnutrisi dengan skor 21,5. Status gizi tergolong normal (IMT 19,3 kg/m²), terjadi penurunan berat badan sebesar 2,3% dalam sebulan. Asupan energi, protein, dan lemak tidak mencukupi, sementara asupan karbohidrat memadai. Pemeriksaan biokimia menunjukkan anemia dan infeksi. Diagnosis gizi menunjukkan asupan yang tidak memadai, kebutuhan protein dan zat besi yang meningkat, serta malnutrisi. Intervensi dengan diet TETP dan efukasi gizi berhasil meningkatkan konsumsi >80% dalam waktu tiga hari, disertai dengan pemahaman yang lebih baik tentang diet oleh pasien dan keluarganya. Kesimpulan: Asuhan gizi terstandar efektif memperbaiki asupan dan mendukung stabilisasi kondisi pasien. Edukasi yang tepat dan dukungan keluarga berperan penting dalam keberhasilan intervensi gizi. Kata Kunci: Multiple Myeloma, anemia, malnutrisi, lansia, asuhan gizi, diet TETP.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir Dietisien) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Multiple Myeloma, anemia, malnutrisi, lansia, asuhan gizi, diet TETP. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 07:02 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 07:02 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/21637 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
