Suharnailis, Desmi (2025) KAJIAN PROGRAM PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) BERBAHAN PANGAN LOKAL TERHADAP BERAT BADAN PADA BALITA DENGAN STATUS GIZI BERAT BADAN KURANG DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS TEBING TAHUN 2025. Tugas Akhir Dietisien thesis, POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA.
|
Text (Cover)
1. cover_romawi.pdf Download (846kB) |
|
Text (Abstract)
2. abstrack gabung.pdf Download (127kB) |
|
Text (Chapter 1)
3. BAB 1.pdf Download (20kB) |
|
Text (Chapter 2)
4. BAB 2.pdf Download (172kB) |
|
Text (Chapter 3)
5. BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (558kB) |
|
Text (Chapter 4)
6. BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (151kB) |
|
Text (Chapter 5)
7. BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (9kB) |
|
Text (References)
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (127kB) |
|
Text (Appendices)
9. LAMPIRAN.pdf Download (639kB) |
|
Text (Naskah Publikasi)
10. P71313424096_Naskah Publikasi.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
|
Text (Tugas Akhir)
11. JILID TUGAS AKHIR upload.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Usia balita merupakan masa emas pertumbuhan seorang anak. Gizi yang tidak tepat akan berdampak terhadap masa depannya. Masalah gizi terutama balita 6–59 bulan masih menjadi masalah kesehatan di wilayah kerja UPT Puskesmas Tebing. Banyak faktor ynag mempengaruhi ini antara lai kondisi ini dipengaruhi oleh keterbatasan asupan gizi seimbang. Salah satu upaya dalam menangani masalah tersebut adalah memberikan makana tambahan dengan memanfaatkan pangan lokal sebagai sumber PMT dan tertuang dalam program PMT bahan [angan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal dalam memperbaiki status gizi balita gizi kurang. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperimen yang melibatkan 74 balita dengan status gizi kurang berdasarkan indikator BB/U. Intervensi berupa PMT berbahan pangan lokal diberikan setiap hari selama 28 hari, dengan pemantauan berat badan sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis secara deskriptif serta menggunakan uji paired sample t test pada taraf signifikansi 95%. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan berat badan balita setelah intervensi dengan perbedaan yang bermakna secara statistik (p<0,05). Temuan ini menegaskan bahwa intervensi PMT berbahan pangan lokal efektif dalam memperbaiki status gizi balita, sehingga dapat dijadikan strategi berkelanjutan dalam program gizi masyarakat. Kata kunci: balita, status gizi, pangan lokal, PMT
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir Dietisien) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Kata kunci: balita, status gizi, pangan lokal, PMT |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 03:21 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 03:21 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/21614 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
