Anggarani, Loy Arlia (2022) Asuhan berkesinambungan pada Ny. P Umur 27 Tahun G1P0A0 dengan Kehamilan Normal di PMB Umu Hani Kasihan Bantul Tahun 2022. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text
Awal_Tugas Akhir_Loy Arlia Anggarani_P07124521158-1-9.pdf Download (354kB) |
|
Text
BAB I_Tugas Akhir_Loy Arlia Anggarani_P07124521158-10-13.pdf Download (53kB) |
|
Text
BAB II_Tugas Akhir_Loy Arlia Anggarani_P07124521158-14-81.pdf Download (360kB) |
|
Text
BAB III_Tugas Akhir_Loy Arlia Anggarani_P07124521158-82-92.pdf Download (143kB) |
|
Text
BAB IV_Tugas Akhir_Loy Arlia Anggarani_P07124521158-93-94.pdf Download (48kB) |
|
Text
Daftar Pustaka_Tugas Akhir_Loy Arlia Anggarani_P07124521158-95-102.pdf Download (134kB) |
|
Text
Lampiran_Tugas Akhir_Loy Arlia Anggarani_P07124521158-103-164.pdf Download (6MB) |
Abstract
Pada ibu dengan kehamilan pertama tentunya merupakan suatu pengalaman baru, salah satu masalah yang sering terjadi adalah adanya kecemasana terutama pada trimester tiga. Berdasar beberapa penelitian yang dilakukan mengenai kecemasan ibu hamil pada trimester tiga, ditemukan hasil jika tingkat kecemasan berhubungan dengan tingkat pendidikan ibu dan dukungan keluarga. Salah satunya Ny. P yang mengalami kecemasan pada trimester tiga berkenaan persalinannya, namun dengan pemberian KIE dari bidan dan dukungan keluarga ibu merasa lebih tenang. Pada trimester tiga ini Ny. P rutin melakukan pemeriksaan ANC di bidan dan melakukan USG dengan dokter kandungan. Keluhan yang paling sering dirasakan ibu adalah sering nyeri pinggang dan terasa pegel-pegel. Ny. P melahirkan secara normal pada usia 39minggu di Praktik Mandiri Bidan dengan bayi lahir normal spontan dengan berat 3100 gram panjang badan 47 cm tidak ada kelainan fisik. Ny. P kemudian menginap selama 1 hari di PMB dan selama masa nifas Ny. P melakukan kunjungan nifas ulang sebanyak 2 kali. Masa nifas Ny. P tidak terjadi komplikasi atau masalah, pada akhir masa nifas Ny.P belum menentukan metode kontrasepsi yang akan digunakan namun berencana untuk menyusui bayi secara ASI eksklusif. Asuhan kebidanan berkesinambungan secara keseluruhan sudah dilaksanakan dengan baik, sehingga perlu dipertahankan. Diharapkan untuk ke depannya pelayanan KIA dan KB dilakukan secara berkesinambungan kepada semua ibu hamil dan calon ibu sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan yang optimal.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Depositing User: | Users 30 not found. |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 07:01 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 07:01 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/9196 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
