Khoirunisa, Hanifa Mitadela (2026) PENERAPAN TEKNIK AFIRMASI POSITIF UNTUK MENINGKATKAN HARGA DIRI PADA PASIEN HARGA DIRI RENDAH DI PUSKESMAS GAMPING II. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Cover)
1. Awal.pdf Download (4MB) |
|
Text (Abstract)
2. Abstract.pdf Download (135kB) |
|
Text (Chapter 1)
3. Chapter 1.pdf Download (423kB) |
|
Text (Chapter 2)
4. Chapter 2.pdf Download (441kB) |
|
Text (Chapter 3)
5. Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (408kB) |
|
Text (Chapter 4)
6. Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (687kB) |
|
Text (Conclusion)
7. Conclusion.pdf Download (283kB) |
|
Text (References)
8. References.pdf Download (395kB) |
|
Text (Appendics)
9. Appendics.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
Text (KTI Fulltext)
KTI Hanifa Mitadela Khoirunisa_P07120123048.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
|
Text (Naskah Publikasi)
NASKAH PUBLIKASI.pdf Restricted to Repository staff only Download (782kB) |
Abstract
ABSTRAK Latar Belakang: Harga diri rendah merupakan masalah psikososial yang ditandai dengan pandangan negatif terhadap diri sendiri, perasaan tidak berharga, kurang percaya diri, kontak mata kurang, dan kecenderungan menarik diri. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan adalah teknik afirmasi positif yang dilakukan melalui pengulangan kalimat positif untuk memperkuat keyakinan dan penilaian positif terhadap diri. Tujuan: Menerapkan teknik afirmasi positif untuk meningkatkan harga diri pada pasien harga diri rendah di wilayah kerja Puskesmas Gamping II. Metode: Studi kasus ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan proses asuhan keperawatan pada dua pasien dengan masalah harga diri rendah kronis. Penerapan terapi afirmasi positif: support diri dilakukan melalui kunjungan rumah selama tiga kali pertemuan pada tanggal 13–16 Agustus 2026. Terapi dikombinasikan dengan latihan relaksasi napas dalam. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan lembar observasi tanda dan gejala harga diri rendah, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil: Pada pertemuan pertama, kedua pasien masih menunjukkan tanda harga diri rendah berupa rasa malu, tidak percaya diri, afek datar, kontak mata kurang, dan komunikasi terbatas. Pada pertemuan kedua, kedua pasien mulai lebih rileks, kontak mata membaik, serta mampu menulis dan mengucapkan kalimat afirmasi secara mandiri. Pada pertemuan ketiga, Pasien I menunjukkan peningkatan kepercayaan diri, postur lebih tegak, dan mulai berinteraksi dalam kegiatan masyarakat. Pasien II menunjukkan perbaikan konsep diri, emosi lebih stabil, serta memiliki dorongan untuk kembali berinteraksi dengan teman. Kesimpulan: Penerapan teknik afirmasi positif: support diri selama tiga hari efektif membantu meningkatkan respons harga diri pada kedua pasien. Kata Kunci: afirmasi positif, harga diri rendah, keperawatan jiwa, support diri
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Kata Kunci: afirmasi positif, harga diri rendah, keperawatan jiwa, support diri |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 08:50 |
| Last Modified: | 09 Sep 2026 08:50 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/24578 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
