Nur Adnan, Azzahra (2026) GAMBARAN EVALUASI KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANGUNTAPAN III BANTUL. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text
Awal (1).pdf Download (480kB) |
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf Download (306kB) |
|
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf Download (351kB) |
|
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf Download (452kB) |
|
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (372kB) |
|
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (356kB) |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf Download (277kB) |
|
Text (References)
References.pdf Download (272kB) |
|
Text (Appendices)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang: Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan yang cukup tinggi di Indonesia akibat meningkatnya kebutuhan zat besi selama masa pertumbuhan dan kehilangan darah saat menstruasi. Salah satu upaya pencegahan yang dilakukan pemerintah adalah pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) secara rutin satu kali setiap minggu. Namun, kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi TTD masih bervariasi sehingga perlu dilakukan evaluasi konsumsi sebagai dasar perbaikan program. Tujuan: Mengetahui karakteristik remaja putri berdasarkan usia dan riwayat menstruasi serta menggambarkan evaluasi konsumsi Tablet Tambah Darah pada remaja putri di wilayah kerja Puskesmas Banguntapan III Bantul. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 105 remaja putri di Padukuhan Pringgolayan wilayah kerja Puskesmas Banguntapan III Bantul. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat untuk memperoleh distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Sebagian besar responden berusia 17–19 tahun sebanyak 67 orang (63,8%) dan telah mengalami menstruasi sebanyak 101 orang (96,2%). Evaluasi konsumsi Tablet Tambah Darah menunjukkan bahwa 84 responden (80,0%) mengonsumsi TTD satu kali dalam seminggu sesuai anjuran, sedangkan 21 responden (20,0%) belum mengonsumsinya secara rutin. Kesimpulan: Sebagian besar remaja putri di wilayah kerja Puskesmas Banguntapan III Bantul telah mengonsumsi Tablet Tambah Darah sesuai anjuran. Meskipun demikian, masih terdapat remaja yang belum rutin mengonsumsi TTD sehingga diperlukan peningkatan edukasi, pendampingan, serta pemantauan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kepatuhan konsumsi dan mencegah anemia pada remaja putri. Kata Kunci: evaluasi konsumsi, tablet tambah darah, remaja putri.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | evaluasi konsumsi, tablet tambah darah, remaja putri |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi DIII Kebidanan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 06:04 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 06:04 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/24438 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
