PUTRI, AURELLIA ZAHRA ISMANOVA (2026) PENERAPAN BALANCE EXERCISE PADA LANSIA DENGAN RISIKO JATUH. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA.

Text (AWAL)
Awal.pdf

Download (614kB)
Text
Abstract.pdf

Download (199kB)
Text
Chapter 1.pdf

Download (220kB)
Text
Chapter 2.pdf

Download (581kB)
Text
Chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (211kB)
Text
Chapter 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (419kB)
Text
Conclusion.pdf

Download (150kB)
Text
References.pdf

Download (161kB)
Text
Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
Text
AURELLIA ZAHRA ISMANOVA PUTRI_P07120123081.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
Official URL: https://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Latar belakang: Lanjut usia merujuk pada individu yang berada pada tahap akhir dalam siklus kehidupan. Di Indonesia, data menunjukkan bahwa prevalensi lansia yang mengalami penurunan kekuatan otot mencapai 11,9%. Kondisi ini mengakibatkan hambatan mobilitas yang ditandai dengan rigiditas gerak, langkah yang memendek, serta ketidakstabilan postur yang pada akhirnya meningkatkan risiko jatuh bagi lansia (Supendi et al., 2025). Risiko jatuh pada lansia dapat diantisipasi melalui intervensi non-farmakologis berupa balance exercise. Balance exercise merupakan latihan yang dirancang untuk meningkatkan kekuatan otot sehingga dapat membantu mempertahankan keseimbangan tubuh. Tujuan: Menerapkan Balance Exercise pada Lansia dengan Risiko Jatuh. Metode: Metode penelitian yang digunakan dalam penyusunan karya tulis ilmiah ini berupa penelitian deskriptif studi kasus dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, analisa data, menentukan diagnosa berdasarkan prioritas, perencanaan intervensi keperawatan, implementasi dan evaluasi keperawatan. Subyek studi ini meliputi dua klien lansia dengan masalah risiko jatuh. Penelitian dilakukan selama 3x pada hari Senin, Rabu, Dan Jumat. Hasil: Hasil pengukuran menunjukkan adanya penurunan risiko jatuh. Pada klien 1, penurunan risiko jatuh menggunakan Morse Fall Scale yang semula 65 (risiko jatuh tinggi) menjadi 55 (risiko jatuh tinggi). Penurunan ini terjadi juga pada klien 2 menunjukkan skor yang sama yaitu sebelumnya berada di 65 (risiko jatuh tinggi) menjadi 55 (risiko jatuh tinggi). Pengukuran Timed Up and Go Test (TUG) pada klien 1 menunjukkan hasil rata-rata 16.52 detik pada kunjungan 1, 17.09 detik pada kunjungan 2, dan 17.09 detik pada kunjungan 3. Sedangkan klien 2 16.02 detik pada kunjungan 1, 17.59 detik pada kunjungan 2, dan 15.51 detik. Kekuatan otot ekstremitas bawah klien 1 adalah 3333 kiri, 3333 kanan. Klien 2 adalah 4444 kiri dan 4444 kanan. Kesimpulan: Penerapan balance exercise pada lansia efektif menurunkan risiko jatuh.Kata Kunci: Balance Exercise, Risiko Jatuh, Lansia

Item Type: Thesis (Diploma)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Kata kunci: Balance exercise, risiko jatuh, lansia
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 25 Sep 2026 04:16
Last Modified: 25 Sep 2026 04:16
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/24290

Actions (login required)

View Item View Item