Saputra, Rivandaru Dwi (2026) GAMBARAN HIGIENE DAN SANITASI DAPUR SPPG MLATI TLOGOADI 2 TAHUN 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Cover)
Awal.pdf.pdf

Download (1MB)
Text (abstract)
Abstract.pdf.pdf

Download (221kB)
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf.pdf

Download (181kB)
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf.pdf

Download (236kB)
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf.pdf
Restricted to Registered users only

Download (209kB)
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf.pdf
Restricted to Registered users only

Download (304kB)
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf.pdf

Download (103kB)
Text (References)
References.pdf.pdf

Download (216kB)
Text (Appendices)
Appendices.pdf.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB)
Text (KTI)
Rivandaru Dwi Saputra_P07133123025.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (8MB)
Official URL: https://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diproduksi secara massal sangat rentan terhadap kontaminasi silang. Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mlati Tlogoadi 2 merupakan unit penyelenggaraan makanan baru yang memproduksi 2.200 hingga 2.704 porsi setiap hari untuk anak-anak sekolah. Oleh karena itu, penerapan higiene sanitasi yang sangat ketat menjadi krusial sebagai upaya mitigasi untuk mencegah terjadinya insiden keracunan makanan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penerapan higiene dan sanitasi pada dapur SPPG Mlati Tlogoadi 2 Sleman Yogyakarta Tahun 2026, yang mencakup evaluasi kelayakan fasilitas fisik, kualitas air, peralatan, makanan jadi, serta higiene personal penjamah makanan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) berdasarkan Permenkes RI No. 17 Tahun 2024, wawancara terstruktur, serta penelusuran data sekunder berupa dokumen Laporan Hasil Uji (LHU) dari laboratorium. Hasil: Hasil IKL menunjukkan persentase kelaikan fasilitas sebesar 94,15% atau masuk kategori Laik Sehat. Kualitas mikrobiologi air bersih dan uji usap pada 9 jenis peralatan dinyatakan Memenuhi Syarat (MS). Namun, ditemukan cemaran bakteri Escherichia coli sebesar 4,7 x 10² koloni/g pada sampel sayur selada timun yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) pada tahap awal, meskipun kemudian dinyatakan MS pada pengujian ulang. Kepatuhan penjamah makanan dalam menggunakan alat pelindung diri sudah sangat baik. Kesimpulan: Dapur SPPG Mlati Tlogoadi 2 telah memenuhi standar Laik Sehat dengan kelaikan fasilitas fisik yang tinggi. Kualitas air, sanitasi peralatan, dan perilaku penjamah makanan sudah baik, namun pengawasan yang ketat terhadap bahan makanan mentah tetap diperlukan untuk mencegah terjadinya kontaminasi. Kata Kunci: Higiene Sanitasi, SPPG, Makanan Jadi, Penjamah Makanan, Escherichia coli Referensi: 28 (2006- 2025)

Item Type: Thesis (Diploma)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Kata Kunci: Higiene Sanitasi, SPPG, Makanan Jadi, Penjamah Makanan, Escherichia coli
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi DIII Kesehatan Lingkungan
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 01 Oct 2026 07:12
Last Modified: 01 Oct 2026 07:12
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/24276

Actions (login required)

View Item View Item