Rasyaray, Sahira Kansha (2026) Penerapan Kombinasi Akupresur LI 4 (Hegu Point) dan Aromaterapi Peppermint dalam Pemenuhan Kebutuhan Rasa Nyaman Nyeri pada Pasien Pasca Laparotomi di RSUP Dr. Sardjito. Tugas Akhir Ners thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Introduction)
2026_P71203125014_Introduction.pdf Download (1MB) |
|
Text (Abstract)
2026_P71203125014_Abstract.pdf Download (467kB) |
|
Text (Chapter 1)
2026_P71203125014_Chapter 1.pdf Download (313kB) |
|
Text (Chapter 2)
2026_P71203125014_Chapter 2.pdf Download (748kB) |
|
Text (Chapter 3)
2026_P71203125014_Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (312kB) |
|
Text (Chapter 4)
2026_P71203125014_Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (330kB) |
|
Text (Chapter 5)
2026_P71203125014_Chapter 5.pdf Restricted to Registered users only Download (340kB) |
|
Text (Conclusion)
2026_P71203125014_Conclusion.pdf Download (189kB) |
|
Text (References)
2026_P71203125014_References.pdf Download (429kB) |
|
Text (Appendices)
2026_P71203125014_Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
Text (Full Text)
SAHIRA KANSHA RASYARAY_P71203125014.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Latar Belakang: Nyeri akut merupakan masalah keperawatan yang sering dialami pasien pasca laparotomi akibat kerusakan jaringan selama prosedur pembedahan. Nyeri yang tidak tertangani dapat menghambat mobilisasi, mengganggu istirahat, dan memperlambat proses pemulihan. Salah satu terapi nonfarmakologi yang dapat digunakan untuk membantu menurunkan nyeri adalah kombinasi akupresur titik LI 4 (Hegu Point) dan aromaterapi peppermint. Metode: Studi kasus pada dua pasien pasca laparotomi dengan masalah keperawatan nyeri akut di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Asuhan keperawatan dilakukan selama tiga hari meliputi pengkajian, penegakan diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Intervensi yang diberikan berupa kombinasi akupresur titik LI 4 (Hegu Point) dan aromaterapi peppermint dua kali sehari selama tiga hari. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil: Hasil pengkajian menunjukkan kedua pasien mengalami nyeri akut pasca laparotomi. Diagnosis keperawatan prioritas yang ditegakkan adalah nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisik akibat prosedur pembedahan. Setelah penerapan kombinasi akupresur titik LI 4 (Hegu Point) dan aromaterapi peppermint selama tiga hari, terjadi penurunan intensitas nyeri pada kedua pasien. Skala nyeri pada Ny. SA menurun dari 6 menjadi 2, sedangkan pada Ny. SU menurun dari 7 menjadi 2. Selain itu, pasien tampak lebih nyaman, ekspresi meringis berkurang, dan kemampuan mobilisasi meningkat. Kesimpulan: Kombinasi akupresur titik LI 4 (Hegu Point) dan aromaterapi peppermint dapat digunakan sebagai terapi komplementer dalam asuhan keperawatan untuk membantu menurunkan nyeri pada pasien pasca laparotomi. Intervensi ini mudah diterapkan, aman, dan dapat digunakan sebagai pendukung terapi medis dalam manajemen nyeri pascaoperasi. Kata Kunci: nyeri akut, laparotomi, akupresur titik LI 4 (Hegu Point), aromaterapi peppermint, asuhan keperawatan.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir Ners) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Nyeri Akut, Laparotomi, Akupresur Titik LI 4 (Hegu Point), Aromaterapi Peppermint, Asuhan Keperawatan. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan, Pendidikan Profesi Ners |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 09:16 |
| Last Modified: | 07 Aug 2026 09:16 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/24116 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
