A, Azzahra Zazkiya (2026) PENGARUH MEDIA VIDEO CARIES FIGHTER TERHADAP PENGETAHUAN DAN MINAT PENUMPATAN GIGI PADA ANAK SEKOLAH. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Awal)
Awal.pdf Download (635kB) |
|
Text (Abstrak)
Abstract.pdf Download (329kB) |
|
Text (Bab 1)
Chapter 1.pdf Download (292kB) |
|
Text (Bab 2)
Chapter 2.pdf Download (309kB) |
|
Text (Bab 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (416kB) Request a copy |
|
Text (Bab 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (389kB) Request a copy |
|
Text (Kesimpulan)
Conclusion.pdf Download (276kB) |
|
Text (Referensi)
References.pdf Download (267kB) |
|
Text (Lampiran)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) Request a copy |
Abstract
Latar belakang: Berdasarkan SKI (2023) prevalensi karies gigi di Provinsi Jawa Tengah mencapai 42,8%. Usia 10-14 tahun sebesar 37,2% dan hanya 19,9% yang melakukan penumpatan gigi. Studi pendahuluan menunjukkan 90% siswa mengalami karies, frekuensi menyikat gigi tidak tepat, serta kesadaran penumpatan gigi rendah. Perlu dilakukan peningkatan pengetahuan dan minat penumpatan gigi pada anak untuk mencegah kerusakan gigi lebih lanjut melalui media video Caries Fighter. Tujuan: Diketahui pengaruh media video Caries Fighter terhadap pengetahuan dan minat penumpatan gigi pada anak sekolah. Metode: Jenis penelitian Quasi-experiment dengan pretest-posttest group design. Populasi berjumlah 114 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling didapatkan sampel 60 responden. Penelitian dilakukan bulan Februari 2026 di MI Ma'arif Budiluhur, Kertek, Wonosobo. Variabel pengaruh adalah video Caries Fighter dengan variabel terpengaruh pengetahuan dan minat penumpatan gigi. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk diperoleh p=0,000 (data tidak berdistribusi normal). Analisis data menggunakan uji non parametrik dengan uji Wilcoxon dan uji Mann Whitney. Hasil: Pengetahuan kelompok perlakuan sebelum promosi rerata 9,70±1,418 menjadi 11,83±0,372, kelompok kontrol sebelum promosi rerata 9,97±1,426 menjadi 11,40±0,932. Minat penumpatan gigi kelompok perlakuan sebelum promosi rerata 7,73±2,180 menjadi 9,87±0,346, kelompok kontrol sebelum promosi rerata 7,23±2,515 menjadi 9,00±2,084. Hasil uji Wilcoxon ada perbedaan bermakna sebelum dan sesudah pada pengetahuan dan minat penumpatan gigi setelah promosi dengan video Caries Fighter didapatkan nilai p<0,05. Hasil uji Mann Whitney tidak terdapat perbedaan antara kelompok pelakuan maupun kelompok kontrol dengan nilai p>0,05. Kesimpulan: Media video Caries Fighter tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pengetahuan dan minat penumpatan gigi pada anak sekolah. Kata kunci: video animasi, pengetahuan, minat, penumpatan gigi, anak sekolah.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Video animasi, pengetahuan, minat, penumpatan gigi, anak sekolah |
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan Gigi > Program Studi Sarjana Terapan Terapi Gigi |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 04 Sep 2026 06:52 |
| Last Modified: | 04 Sep 2026 06:52 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23973 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
