Sakti, Inti Anugrah (2026) PENERAPAN TERAPI TERTAWA DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN SIRKULASI PADA PASIEN HIPERTENSI DI RSUD WATES. Tugas Akhir Ners thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Awal)
Awal.pdf

Download (1MB)
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (307kB)
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf

Download (313kB)
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf

Download (625kB)
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (317kB)
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (333kB)
Text (Chapter 5)
Chapter 5.pdf

Download (319kB)
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf

Download (297kB)
Text (References)
References.pdf

Download (279kB)
Text (Appendices)
Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text (Inti Anugrah Sakti_P71203125058)
Inti Anugrah Sakti_P71203125058.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
Official URL: https://poltekkesjogja.ac.id/

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan gangguan pemenuhan kebutuhan sirkulasi, termasuk risiko perfusi serebral tidak efektif. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat membantu menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi adalah terapi tertawa melalui efek relaksasi dan vasodilatasi pembuluh darah. Tujuan: Tujuan studi kasus ini memperoleh gambaran penerapan terapi tertawa dalam pemenuhan kebutuhan sirkulasi pada pasien hipertensi dengan masalah keperawatan risiko perfusi serebral tidak efektif. Metode: Studi kasus pada dua pasien hipertensi dengan masalah keperawatan risiko perfusi serebral tidak efektif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi. Terapi tertawa diberikan selama 10–15 menit, satu kali sehari selama tiga hari berturut-turut. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah terapi. Hasil: Setelah penerapan terapi tertawa selama tiga hari, tekanan darah Ny. N menurun dari 160/100 mmHg menjadi 145/90 mmHg dan Ny. F dari 161/102 mmHg menjadi 147/89 mmHg. Kedua pasien melaporkan pusing berkurang serta merasa lebih rileks dan nyaman. Masalah keperawatan teratasi sebagian ditandai dengan perbaikan tekanan darah dan gejala yang dirasakan. Kesimpulan: Terapi tertawa dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mendukung pemenuhan kebutuhan sirkulasi pada pasien hipertensi sebagai terapi komplementer yang sederhana, aman, dan mudah diterapkan. Kata Kunci: Terapi Tertawa, Hipertensi, Risiko Perfusi Serebral Tidak Efektif, Kebutuhan Sirkulasi, Tekanan Darah.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir Ners)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Terapi Tertawa, Hipertensi, Risiko Perfusi Serebral Tidak Efektif, Kebutuhan Sirkulasi, Tekanan Darah
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan, Pendidikan Profesi Ners
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 03 Aug 2026 07:06
Last Modified: 03 Aug 2026 07:06
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23813

Actions (login required)

View Item View Item