Raihan, Fahrizal Akmal (2026) PENERAPAN MOBILISASI DINI PADA PASIEN POST OP ORIF FRAKTUR FEMUR UNTUK MENINGKATKAN MOBILITAS FISIK DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA.
|
Text (Cover)
Awal.pdf Download (570kB) |
|
Text (Abstrak)
1. Abstrak.pdf Download (237kB) |
|
Text (BAB I)
2. Chapter 1.pdf Download (240kB) |
|
Text (BAB II)
3. Chapter 2.pdf Download (460kB) |
|
Text (BAB III)
4. Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (234kB) |
|
Text (BAB IV)
5. Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (483kB) |
|
Text (Kesimpulan)
Conclusion.pdf Download (203kB) |
|
Text (Referensi)
Refrences.pdf Download (235kB) |
|
Text (Lampiran)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (984kB) |
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Repository staff only Download (433kB) |
Abstract
Latar Belakang: Fraktur femur merupakan salah satu kasus fraktur ekstremitas bawah yang paling sering terjadi dan dapat menyebabkan gangguan mobilitas fisik pada pasien post operasi ORIF (Open Reduction Internal Fixation). Gangguan mobilitas fisik yang tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan komplikasi seperti kekakuan sendi, atrofi otot, nyeri berkepanjangan, hingga memperlambat proses pemulihan pasien. Salah satu intervensi keperawatan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan mobilitas fisik pasien adalah mobilisasi dini. Tujuan: Mendeskripsikan perubahan mobilitas fisik pada dua pasien post operasi ORIF fraktur femur setelah diberikan intervensi mobilisasi dini di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan dua subjek pasien post operasi ORIF fraktur femur yang mengalami gangguan mobilitas fisik. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi keperawatan. Intervensi yang diberikan berupa mobilisasi dini secara bertahap selama tiga hari meliputi latihan gerak ekstremitas, perubahan posisi, latihan duduk sesuai toleransi pasien. Hasil: Penerapan mobilisasi dini menunjukkan peningkatan mobilitas fisik, ditandai meningkatnya kekuatan otot, bertambahnya rentang gerak ekstremitas, penurunan keterbatasan gerak, serta berkurangnya keluhan nyeri saat bergerak. Pasien juga tampak lebih mandiri dalam melakukan aktivitas sederhana secara bertahap. Kesimpulan: Penerapan mobilisasi dini pada pasien post operasi ORIF fraktur femur meningkatan kemampuan mobilitas fisik. Mobilisasi dini dapat dipertimbangkan sebagai intervensi keperawatan dalam mendukung proses pemulihan dan mengurangi risiko komplikasi akibat imobilisasi. Kata Kunci: mobilisasi dini, ORIF, fraktur femur, mobilitas fisik
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | mobilisasi dini, ORIF, fraktur femur, mobilitas fisik |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 04:15 |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 04:15 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23616 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
