Najah, Nadia Nafiatun (2026) SANITASI DI TEMPAT WISATA TAMAN DEWI SAKA KAPANEWON CANGKRINGAN TAHUN 2026. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Cover)
1. Cover dan Halaman Judul.pdf Download (160kB) |
|
Text (Awal)
2. Awal.pdf.pdf Download (463kB) |
|
Text (Abstract)
3. Abstract.pdf.pdf Download (259kB) |
|
Text (Chapter 1)
4. Chapter 1.pdf.pdf Download (147kB) |
|
Text (Chapter 2)
5. Chapter 2.pdf.pdf Download (202kB) |
|
Text (Chapter 3)
6. Chapter 3.pdf.pdf Restricted to Registered users only Download (207kB) Request a copy |
|
Text (Chapter 4)
7. Chapter 4.pdf.pdf Restricted to Registered users only Download (319kB) Request a copy |
|
Text (Conclusion)
8. Conclusion.pdf.pdf Download (178kB) |
|
Text (References)
9. References.pdf.pdf Download (179kB) |
|
Text (Appendices)
10. Appendices.pdf.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) Request a copy |
|
Text (KTI)
Nadia Nafiatun Najah_P07133123007.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) Request a copy |
Abstract
Latar Belakang : Taman Wisata Dewi Saka merupakan salah satu tempat wisata berbasis pemberdayaan masyarakat yang berada di Dusun Salam-Krajan, Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman. Perkembangan wisata ini membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar, terutama melalui kegiatan wisata dan UMKM. Namun, meningkatnya aktivitas wisata juga menimbulkan beberapa masalah sanitasi lingkungan, seperti jumlah toilet yang masih terbatas, tempat sampah yang belum memadai, fasilitas cuci tangan yang masih kurang lengkap, serta pengelolaan limbah yang belum berjalan dengan baik. Kondisi tersebut dapat mempengaruhi kenyamanan dan kesehatan pengunjung. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sanitasi lingkungan, upaya pemberdayaan masyarakat, serta kendala yang dihadapi dalam pengelolaan sanitasi di Taman Wisata Dewi Saka Tahun 2026. Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi menggunakan checklist Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL), wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari 5 orang pengelola, 5 pengunjung, dan 5 pedagang yang dipilih secara purposive sesuai kebutuhan penelitian. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi lingkungan memperoleh nilai 70% dan termasuk dalam kategori cukup baik. Fasilitas sanitasi memperoleh nilai 50,64% sehingga masih belum laik sehat, sedangkan fasilitas penunjang hanya memperoleh nilai 37,5% yang termasuk dalam kategori belum laik sehat. Upaya pemberdayaan yang dilakukan meliputi kerja bakti, gotong royong, dan himbauan menjaga kebersihan kepada pengunjung. Kendala utama yang ditemukan adalah keterbatasan sarana prasarana, rendahnya kesadaran pengunjung dalam menjaga kebersihan, serta jumlah petugas kebersihan yang masih terbatas. Kesimpulan : Sanitasi di Taman Wisata Dewi Saka masih perlu ditingkatkan agar dapat memenuhi standar kesehatan lingkungan dan mendukung terciptanya tempat wisata yang bersih, nyaman, sehat, dan berkelanjutan. Kata kunci : Sanitasi, tempat wisata, pemberdayaan masyarakat, IKL, Taman Dewi Saka
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Sanitasi, Tempat Wisata, Pemberdayaan Masyarakat, IKL, Taman Dewi Saka |
| Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi DIII Kesehatan Lingkungan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 08:31 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 08:31 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23500 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
