Fauziyah, Jihan Rahmadina (2026) Perbedaan Jumlah Eritrosit dan Leukosit yang Diawetkan dengan Formalin 37% pada Suhu Kamar dan Didinginkan pada Suhu 2-8˚C tanpa Penambahan Pengawet. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Awal)
Awal.pdf Download (2MB) |
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf Download (139kB) |
|
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf Download (230kB) |
|
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf Download (284kB) |
|
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (259kB) |
|
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (228kB) |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf Download (125kB) |
|
Text (References)
References.pdf Download (162kB) |
|
Text (Appendices)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: Sampel urine yang dikirim selama lebih dari 30 menit harus dilakukan metode pengawetan yang sesuai untuk mencegah terjadinya proliferasi bakteri yang dapat menyebabkan kerusakan unsur-unsur sel pada sedimen urine. Pengawetan urine dapat dilakukan secara kimia, dengan menambahkan pengawet berupa formalin 37% atau secara fisik dengan melakukan pendinginan sampel pada suhu 2-8˚C. Tujuan: Mengetahui perbedaan jumlah eritrosit dan leukosit pada urine yang diawetkan dengan formalin 37% pada suhu kamar dan didinginkan pada suhu 2-8˚C tanpa penambahan pengawet. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen dengan desain one group pretest and posttest, dilakukan dengan menghitung jumlah eritrosit dan leukosit pada sedimen urine yang langsung diperiksa, ditambahkan formalin 37% dan disimpan pada suhu kamar serta didinginkan pada suhu 2-8˚C tanpa penambahan pengawet. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan selisih rerata antara kelompok sampel yang ditambahkan formalin 37% dan disimpan pada suhu kamar dengan kelompok sampel yang langsung diperiksa adalah 0,77 sel/LPB dengan persentase 1,82% pada parameter eritrosit dan 0,10 sel/LPB dengan persentase 0,95% pada parameter leukosit, sementara selisih rerata antara kelompok sampel yang didinginkan pada suhu 2-8˚C tanpa penambahan pengawet dengan kelompok sampel yang langsung diperiksa adalah 1,05 sel/LPB dengan persentase 2,47% pada parameter eritrosit dan 0,18 sel/LPB dengan persentase 1,65% pada parameter leukosit. Hasil uji statistik One Way ANOVA menujukkan signifikansi 0,000 pada parameter eritrosit dan 0,049 pada parameter leukosit. Kesimpulan: Ada perbedaan jumlah eritrosit dan leukosit pada urine yang diawetkan dengan formalin 37% pada suhu kamar dan didinginkan pada suhu 2-8˚C tanpa penambahan pengawet. Kata Kunci: Sedimen urine, eritrosit, leukosit, pengawetan urine, mikroskopis manual.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Sedimen urine, eritrosit, leukosit, pengawetan urine, mikroskopis manual. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis > Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 07:21 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 07:21 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23438 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
