Fauziah, Salma Fiqih (2026) PENERAPAN HIGIENE SANITASI PADA SATUAN PELAYANAN PEMENUHAN GIZI (SPPG) PENGASIH 1 KULON PROGO. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Awal)
Awal.pdf

Download (655kB)
Text (Abstract)
Abstract.pdf

Download (193kB)
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf

Download (179kB)
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf

Download (237kB)
Text (Chapter 3)
Chapter 3 .pdf
Restricted to Registered users only

Download (191kB) Request a copy
Text (Chapter 4)
Chapter 4 .pdf
Restricted to Registered users only

Download (293kB) Request a copy
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf

Download (113kB)
Text (References)
References.pdf

Download (150kB)
Text (Appendices)
Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB) Request a copy
Text (KTI SALMA FIQIH FAUZIAH_P07133123009)
KTI SALMA FIQIH FAUZIAH.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) Request a copy
Official URL: http://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Latar Belakang : Pemerintah Indonesia melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berupaya meningkatkan status gizi masyarakat melalui penyediaan makanan bergizi yang dikelola oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Higiene sanitasi menjadi fondasi krusial untuk mengendalikan faktor risiko lingkungan dan manusia agar makanan terhindar dari kontaminasi bakteri. Salah satu instrumen utama dalam menjamin keamanan pangan tersebut adalah Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Data nasional per 16 November 2025 menunjukkan baru sekitar 33% (5.168 dari 15.251) SPPG yang memiliki SLHS. Kasus keracunan massal terjadi pada 497 siswa SMP di Kulon Progo pada 31 Juli 2025 yang diduga berasal dari menu Makan Bergizi Gratis. Adanya kasus dugaan keracunan makanan akibat kontaminasi bakteri Escherichia coli (E. coli) pada menu MBG di beberapa wilayah. Tujuan : Mengetahui kondisi higiene sanitasi tempat pengolahan dan identifikasi faktor bahaya fisik pada proses pengelolaan makanan di SPPG Pengasih 1 Kulon Progo. Metode : Jenis penelitian ini adalah observasional deskriptif yang dilakukan melalui observasi langsung. Hasil : Berdasarkan observasi langsung, dapat diketahui bahwa kondisi higiene sanitasi pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pengasih 1 mendapatkan skor 386 dari 410 (94%). sampel makanan tidak di temukan adanya cemaran fisik berupa benda asing. Kesimpulan : Penerapan higiene sanitasi dan kemanan pangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pengasih 1 secara umum telah memenuhi persyaratan kesehatan lingkungan dan keamanan pangan sehingga makanan yang dihasilkan tergolong aman dari bahaya fisik sesuai dengan Permenkes Nomor 17 Tahun 2024. Kata Kunci : Higiene sanitasi, Keamanan pangan, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)

Item Type: Thesis (Diploma)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Higiene sanitasi, Keamanan pangan, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi DIII Kesehatan Lingkungan
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 29 Jul 2026 04:21
Last Modified: 29 Jul 2026 04:21
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23347

Actions (login required)

View Item View Item