Yuhana, Aryuni Yuzizati (2026) PEMANTAUAN WAKTU TUNGGU (HOLDING TIME) MENU MAKAN SIANG NON DIET DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH NYI AGENG SERANG. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Awal)
Awal.pdf Download (665kB) |
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf Download (191kB) |
|
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf Download (219kB) |
|
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf Download (258kB) |
|
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (254kB) |
|
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (249kB) |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf Download (200kB) |
|
Text (References)
References.pdf Download (189kB) |
|
Text (Appendices)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (392kB) |
|
Text (Tugas Akhir Full Text)
Aryuni Yuzizati Yuhana_P07131123101.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Repository staff only Download (578kB) |
Abstract
Latar Belakang: Pelayanan gizi rumah sakit merupakan bagian penting dalam menunjang proses penyembuhan pasien. Salah satu aspek yang memengaruhi mutu pelayanan makanan adalah waktu tunggu (holding time), yaitu rentang waktu antara makanan selesai diolah hingga didistribusikan kepada pasien. Waktu tunggu yang terlalu lama dapat menyebabkan penurunan suhu makanan, menurunkan kualitas organoleptik, serta meningkatkan risiko pertumbuhan mikroorganisme. Tujuan: mengetahui system distribusi, waktu matang, suhu matang, waktu tunggu (holding time), dan ketepatan waktu distribusi menu makan siang non diet di RSUD Nyi Ageng Serang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan desain cross sectional. Objek penelitian adalah menu makan siang non diet yang diamati selama tiga hari berturut-turut pada tanggal 5-7 Februari 2026. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem distribusi makanan yang diterapkan di RSUD Nyi Ageng Serang adalah sistem sentralisasi. Waktu pengolahan hingga makanan matang berkisar antara 87-125 menit. Suhu makanan matang seluruh menu berada pada rentang suhu 74,1°C-96,6°C sehingga memenuhi standar keamanan pangan (≥60°C). Rata-rata waktu tunggu makanan pada hari pertama, kedua, dan ketiga berturut-turut adalah 96 menit, 84 menit, dan 94 menit. Seluruh waktu tunggu masih berada dalam batas aman yaitu kurang dari 240 menit (4 jam). Ketepatan waktu distribusi makan siang juga sesuai dengan Standar Prosedur Operasional (SPO) distribusi makanan rumah sakit, yaitu pada rentang pukul 11.30-12.00 WIB. Kesimpulan: Penyelenggaraan distribusi menu makan siang non diet di RSUD Nyi Ageng Serang telah berjalan dengan baik. Sistem distribusi, suhu makanan, waktu tunggu (holding time), dan ketepatan waktu distribusi telah memenuhi standar yang ditetapkan sehingga mendukung mutu pelayanan gizi dan keamanan pangan bagi pasien. Kata kunci: Waktu tunggu makanan, distribusi makanan, suhu makanan, pelayanan gizi rumah sakit
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Waktu tunggu makanan, distribusi makanan, suhu makanan, pelayanan gizi rumah sakit |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi DIII Gizi |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 04:27 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 04:27 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23155 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
