Margiwiati, Eni (2026) HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN PELAKSANAAN SKRINING DETEKSI KANKER LEHER RAHIM BERBASIS DNA HPV PADA WANITA USIA 30 SAMPAI 69 TAHUN DI PUSKESMAS GAMPING II. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text
1. Awal.pdf Download (1MB) |
|
Text
2. Abstract.pdf Download (73kB) |
|
Text
3. Chapter 1.pdf Download (208kB) |
|
Text
4. Chapter 2.pdf Download (379kB) |
|
Text
5. Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (247kB) Request a copy |
|
Text
6. Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (184kB) Request a copy |
|
Text
7. Conclusion.pdf Download (10kB) |
|
Text
8. References.pdf Download (149kB) |
|
Text
9. Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (950kB) Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Kanker leher rahim menjadi penyebab kematian wanita dan dapat dicegah dan diobati. Meskipun skrining berbasis DNA HPV memiliki akurasi tinggi, tingkat partisipasi wanita masih kurang. Self-efficacy merupakan faktor psikologis internal yang diduga berperan penting dalam melakukan pemeriksaan skrining kanker leher rahim. Tujuan: Mengetahui hubungan antara self-efficacy dengan pelaksanaan skrining deteksi dini kanker leher rahim berbasis DNA HPV pada Wanita Usia 30 sampai 69 Tahun di Puskesmas Gamping II Metode: Penelitian kuantitatif analitik dengan desain case-control. Sampel penelitian berjumlah 74 responden, terdiri atas 37 kelompok kasus (tidak melakukan skrining) dan 37 kelompok kontrol (sudah melakukan skrining). Data dikumpulkan menggunkan kuesioner self-efficacy, dan dianalisis secara univariat, Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square serta multivariat menggunkan regresi logistic. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy berhubungan signifikan dengan pelaksanaan skrining kanker leher rahim berbasis DNA HPV. Analisis bivariat menunjukkan (p=0,000; OR=27,429) CI 95% (7.850-95.837). Wanita dengan self-efficacy rendah berpeluang 27,4 kali lebih besar untuk tidak melakukan skrining kanker leher rahim berbasis DNA HPV dibandingkan wanita dengan self-efficacy tinggi. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa self- efficacy merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan pelaksanaan skrining.(p=0,000; OR=; CI95%27,429= 7,850-95,837), Sementara variabel pendidikan dan pekerjaan tidak berhubungan signifikan (p>0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara self -efficacy dengan pelaksanaan skrining kanker leher rahim berbasis DNA HPV pada wanita usia 30-69 tahun di Puskesmas Gamping II. Variabel Self-efficacy merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan pelaksanaan skrining kanker leher rahim berbasis DNA HPV.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Self-efficacy, Skrining DNA HPV, Kanker Leher Rahim |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 02:38 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 02:38 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23033 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
