Purnami, Monica Ade (2026) PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR PADA PASIEN DENGAN STROKE NON HEMORAGIK DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MERAH PUTIH. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Cover)
1. Awal.pdf

Download (734kB)
Text (Abstract)
2. Abstract.pdf

Download (130kB)
Text (Chapter 1)
3. Chapter 1.pdf

Download (356kB)
Text (Chapter 2)
4. Chapter 2.pdf

Download (654kB)
Text (Chapter 3)
5. Chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (455kB)
Text (Chapter 4)
6. Chapter 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (479kB)
Text (Conclusion)
7. Conclusion.pdf

Download (266kB)
Text (References)
8. References.pdf

Download (300kB)
Text (Appendices)
9. Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
Official URL: http://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Latar Belakang : Stroke merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan beban kesehatan yang tinggi. Data instalasi rawat jalan RSUD Merah Putih tahun 2023 mencatat 1.317 kasus kecacatan pasca-stroke yang menempati peringkat ke-6 dari 10 besar penyakit. Pasien stroke berisiko tinggi mengalami disfagia, penurunan kesadaran, dan paresis yang meningkatkan risiko malnutrisi, sehingga Penerapan Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) menjadi kunci utama dalam penatalaksanaan. Tujuan Penelitian : Mengetahui penerapan PAGT pada pasien Stroke Non-Hemoragik di RSUD Merah Putih Magelang. Metode : Studi kasus deskriptif dengan pendekatan ADIME pada pasien perempuan berusia 62 tahun dengan diagnosis Hemiparese Dextra et causa Stroke Hemoragik disertai hipertensi di RSUD Merah Putih. Pengkajian dilakukan selama tiga hari (26 Februari – 1 Maret 2026) menggunakan MNA, recall 24 jam, SQFFQ, food weighing, serta data laboratorium dan tanda-tanda vital. Hasil : Skrining MNA menunjukkan pasien berisiko malnutrisi (skor 18/30). Pengkajian menunjukkan status gizi baik secara antropometri (LILA 99,01%), biokimia awal normal, tekanan darah awal 222/115 mmHg, serta asupan recall 24 jam yang kurang (energi 40,9%). Tiga diagnosis gizi ditegakkan: asupan oral tidak memadai (NI-2.1), penurunan kebutuhan natrium (NI-5.3), dan kesulitan makan sendiri (NB-2.6). Intervensi berupa diet Rendah Garam II bentuk lunak (1.770,34 kkal, protein 66,39 g, natrium 600 mg) disertai edukasi gizi kepada pasien dan keluarga. Setelah tiga hari intervensi, asupan energi meningkat menjadi 88,74%, tekanan darah menurun menjadi 147/53 mmHg, dan dua dari tiga diagnosis gizi teratasi, sementara ditemukan kadar asam urat meningkat (6,5 mg/dL) sehingga muncul diagnosis baru (NC-2.2). Kesimpulan : Penerapan PAGT pada pasien stroke non-hemoragik memberikan hasil positif, ditandai dengan perbaikan asupan makan, stabilisasi kondisi klinis, dan peningkatan pemahaman pasien serta keluarga terhadap diet yang dijalani. Kata Kunci: stroke non-hemoragik, proses asuhan gizi terstandar, diet rendah garam, malnutrisi, intervensi gizi

Item Type: Thesis (Skripsi)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: stroke non-hemoragik, proses asuhan gizi terstandar, diet rendah garam, malnutrisi, intervensi gizi
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi DIII Gizi
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 15 Jul 2026 03:01
Last Modified: 15 Jul 2026 03:01
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22977

Actions (login required)

View Item View Item