Pasutri, Adara Syua (2026) PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR (PAGT) PADA PASIEN BRONKOPNEUMONIA DI RSUD dr. ADHYATMA, MPH SEMARANG. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Cover)
Cover.pdf

Download (688kB)
Text (Abstract)
Abstract.pdf

Download (263kB)
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf

Download (306kB)
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf

Download (441kB)
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (401kB)
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (600kB)
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf

Download (234kB)
Text (References)
References.pdf

Download (266kB)
Text (Appendices)
Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text (ADARA SYUA PASUTRI_P07131123120)
ADARA SYUA PASUTRI_P07131123120.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (686kB)
Official URL: https://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Bronkopneumonia merupakan salah satu penyakit infeksi saluran pernapasan yang masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia, termasuk di Indonesia. Proses inflamasi pada bronkopneumonia meningkatkan kebutuhan energi dan protein, sedangkan penurunan nafsu makan menyebabkan asupan zat gizi tidak adekuat sehingga meningkatkan risiko malnutrisi. Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) diperlukan untuk mengidentifikasi masalah gizi dan memberikan intervensi yang sesuai guna mendukung proses penyembuhan pasien. Tujuan: Mengetahui penerapan Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) pada pasien bronkopenumonia di RSUD dr. Adhyatma, MPH Semarang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain studi kasus. Studi kasus dilakukan di RSUD dr. Adhyatma, MPH Semarang. Subjek penelitian adalah pasien bronkopneumonia. Fokus studi yaitu melakukan skrining gizi, pengkajian gizi, diagnosis gizi, tujuan dari preskripsi diet, intervensi diet, dan monitoring evaluasi pada pasien. Hasil: Hasil pengkajian menunjukkan pasien berisiko malnutrisi dengan asupan energi, protein, lemak, dan karbohidrat kurang dari 80% kebutuhan. Diagnosis gizi yang ditegakkan meliputi NI-5.1 peningkatan kebutuhan protein, NI-2.1 asupan oral inadekuat, NC-2.2 perubahan nilai laboratorium terkait gizi, dan NB-1.6 Kepatuhan terbatas terhadap rekomendasi gizi. Intervensi yang diberikan berupa diet tinggi energi tinggi protein. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan adanya peningkatan asupan makan pasien secara bertahap, namun asupan belum sepenuhnya mencapai target kebutuhan. Selain itu, ditemukan diagnosis gizi baru berupa kesulitan menelan (dysphagia) sehingga diperlukan perubahan tekstur makanan dari lunak menjadi bubur halus. Kesimpulan: Hasil pemeriksaan pasien berisiko malnutrisi dengan status gizi kurang. Setelah dilakukan monitoring dan evaluasi diketahui bahwa asupan makan pasien tidak stabil dan keadaan pasien semakin membaik. Kata Kunci: Bronkopneumonia; Proses Asuhan Gizi Terstandar; Studi Kasus.

Item Type: Thesis (Diploma)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Bronkopneumonia; Proses Asuhan Gizi Terstandar; Studi Kasus
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi DIII Gizi
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 10 Jul 2026 07:45
Last Modified: 10 Jul 2026 07:45
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22870

Actions (login required)

View Item View Item