Simbolon, Eni Idawati (2026) PENGARUH PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) LOKAL TERHADAP DAYA TERIMA, ASUPAN ZAT GIZI DAN PERUBAHAN STATUS GIZI ANAK DENGAN MASALAH GIZI KURANG DI PUSKESMAS PURNAMA TAHUN 2025. Tugas Akhir Dietisien thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Awal)
Awal.pdf Download (778kB) |
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf Download (200kB) |
|
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf Download (304kB) |
|
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf Download (531kB) |
|
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (495kB) |
|
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (444kB) |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf Restricted to Registered users only Download (257kB) |
|
Text (References)
References.pdf Download (202kB) |
|
Text (Appendices)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (508kB) |
Abstract
Latar belakang : Gizi kurang pada balita masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena dapat mengganggu pertumbuhan, perkembangan, imunitas, dan produktivitas anak pada masa berikutnya. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal merupakan salah satu intervensi berbasis pangan setempat yang dapat meningkatkan pemenuhan zat gizi sekaligus memperhatikan daya terima anak. Tujuan : Mengetahui pengaruh pemberian PMT lokal terhadap daya terima, asupan zat gizi, dan perubahan status gizi anak dengan masalah gizi kurang di Puskesmas Purnama tahun 2025. Metode : Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif quasi experimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 40 anak yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui lembar observasi daya terima, recall 24 jam, pengukuran antropometri, dan pengolahan status gizi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk menunjukkan data tidak berdistribusi normal sehingga analisis perbedaan dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil : Sebelum intervensi, balita dengan status gizi kurang berjumlah 25 anak (62,5%) dan gizi normal 15 anak (37,5%). Setelah pemberian PMT lokal, balita dengan status gizi kurang menurun menjadi 7 anak (17,5%) dan balita gizi normal meningkat menjadi 33 anak (82,5%). Rerata skor status gizi meningkat dari 1,38 menjadi 1,83 dengan selisih mean 0,45. Hasil uji Wilcoxon memperoleh p-value 0,000, yang menunjukkan adanya perbedaan bermakna sebelum dan sesudah pemberian PMT lokal. Kesimpulan : Pemberian PMT lokal berpengaruh terhadap perbaikan status gizi anak dengan masalah gizi kurang di Puskesmas Purnama tahun 2025. Keberhasilan program perlu didukung oleh peningkatan daya terima anak, keterlibatan orang tua, variasi menu, serta monitoring status gizi secara berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir Dietisien) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | PMT Lokal, Daya Terima, Asupan Zat Gizi, Status Gizi, Gizi Kurang |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 10 Jul 2026 07:13 |
| Last Modified: | 10 Jul 2026 07:13 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22869 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
