Nahdliyyatu Tsuroyya, Nayla (2026) GAMBARAN ANTROPOMETRI LINGKAR LENGAN ATAS (LILA) PADA REMAJA PUTRI DI KABUPATEN KULON PROGO. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Cover)
AWAL.pdf

Download (934kB)
Text (Abstrak)
ABSTRAK.pdf

Download (205kB)
Text (Chapter 1)
CHAPTER 1.pdf

Download (235kB)
Text (Chapter 2)
CHAPTER 2.pdf

Download (366kB)
Text (Chapter 3)
CHAPTER 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (311kB)
Text (Chapter 4)
CHAPTER 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (419kB)
Text (Conclusion)
CONCLUSION.pdf

Download (208kB)
Text (References)
REFERENCE.pdf

Download (173kB)
Text (Appendices)
APPENDICES.pdf
Restricted to Registered users only

Download (636kB)
Official URL: https://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Remaja putri merupakan kelompok yang sangat rentan terhadap masalah gizi, khususnya Kekurangan Energi Kronis (KEK). Lingkar Lengan Atas (LILA) merupakan indikator antropometri yang praktis dan sensitif dalam mendeteksi risiko KEK. Prevalensi KEK pada perempuan tidak hamil usia 15-19 tahun di Indonesia mencapai 41,9% berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia 2023, sementara di provinsi DIY (15,62%), sehingga diperlukan gambaran status gizi yang tepat. Tujuan: Memperoleh gambaran antropometri LILA pada remaja putri di Kabupaten Kulon Progo meliputi nilai rata-rata dan standar deviasi, kemencengan distribusi data, korelasi LILA dengan IMT/U, penentuan cut-off risiko KEK menggunakan analisis ROC, Youden Index, serta persentase remaja putri yang berisiko KEK. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional menggunakan data sekunder dari Perencanaan Program Gizi (PPG) tahun 2026. Sampel berjumlah 593 remaja putri usia 10-19 tahun di Kabupaten Kulon Progo yang dipilih menggunakan purposive sampling. Analisis data meliputi uji korelasi Spearman, analisis kurva ROC, dan Youden Index. Hasil: Nilai rata-rata LILA sebesar 23,35 cm (SD=3,429) dengan nilai minimum 15 cm dan maksimum 42 cm. Distribusi data LILA bersifat menceng ke kanan (right -skewed) dengan nilai skewness 1,202. Uji korelasi Spearman menunjukkan hubungan yang kuat dan bermakna antara LILA dengan IMT/U (r=0,711; p<0,001). Analisis ROC menghasilkan AUC sebesar 0,860 (95% CI: 0,813-0,906; p<0,001), dan Youden Index menetapkan cut-off LILA sebesar 21,1 cm (sensitivitas 78,9%; spesifisitas 76,9%). Sebanyak 169 remaja putri (28,5%) berisiko KEK berdasarkan nilai LILA <21,1 cm. Kesimpulan: LILA memiliki akurasi yang baik sebagai alat skrinning risiko KEK pada remaja putri di Kabupaten Kulon Progo dengan cut-off optimal 21,1 cm. Hampir tiga dari sepuluh remaja putri (28,5%) berisiko KEK, sehingga diperlukan program skrinning dan intervensi terarah. Kata Kunci: Lingkar Lengan Atas, Remaja Putri, KEK, IMT/U, Kulon Progo.

Item Type: Thesis (Diploma)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Keywords: Mid-Upper Arm Circumference, Adolescent Girls, CED, BMI-for-age, Kulon Progo. Kata Kunci: Lingkar Lengan Atas, Remaja Putri, KEK, IMT/U, Kulon Progo.
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi DIII Gizi
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 10 Jul 2026 07:18
Last Modified: 10 Jul 2026 08:52
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22864

Actions (login required)

View Item View Item