Dewi, Adinda Citra (2026) PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR PADA PASIEN DENGUE HEMMORHAGIC FEVER (DHF) GRADE I DENGAN TROMBOSITOPENIA BERAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH WATES. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Cover)
Awal.pdf

Download (429kB)
Text (Abstract)
Abstract.pdf

Download (168kB)
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf

Download (178kB)
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf

Download (280kB)
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (291kB)
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (398kB)
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf

Download (138kB)
Text (References)
References.pdf

Download (166kB)
Text (Appendices)
Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Official URL: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Di Daerah Istimewa Yogyakarta, kasus DHF pada tahun 2024 mencapai 4.037 kasus, meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satu komplikasi yang sering ditemukan adalah trombositopenia berat (trombosit <50.000/µL) yang dapat meningkatkan risiko perdarahan. Kondisi infeksi DHF juga menyebabkan peningkatan kebutuhan energi dan protein serta risiko penurunan asupan makan akibat demam, mual, dan muntah, sehingga penerapan Proses Asuhan Gizi Terstandar menjadi sangat penting. Tujuan: Mengetahui pelaksanaan Proses Asuhan Gizi Terstandar pada pasien penyakit Dengue Hemmorhagic Fever (DHF) grade I dengan Trombositopenia Berat di Rumah Sakit Umum Daerah Wates. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, pengukuran antropometri, data sekunder, dan dokumetasi. Hasil: Skrining NRS-2002 menunjukkan pasien berisiko malnutrisi (skor 3) dengan status gizi underweight (IMT 18,37 kg/m²). Nilai biokimia awal menunjukkan trombosit. lekosit. dan limfosit dalam kategori rendah. Diagnosis gizi yang ditegakkan meliputi asupan oral inadekuat (NI-2.1), peningkatan kebutuhan energi, protein, dan vitamin C (NI-5.1), serta kurang pengetahuan terkait pola makan tinggi energi dan protein (NB-1.1). Intervensi berupa diet Tinggi Energi Tinggi Protein (TETP) bentuk lunak, oral, 3 kali makan utama dan 2 kali selingan, disertai edukasi dan konseling gizi. Setelah tiga hari pemantauan, asupan energi, protein, lemak, karbohidrat, dan vitamin C mencapai kategori baik (>80%). Nilai trombosit meningkat bertahap dari 9 rb/µL menjadi 22 rb/µL, keluhan klinis membaik, dan berat badan meningkat 0,05 kg. Kesimpulan: Pelaksanaan PAGT pada pasien DHF grade I dengan trombositopenia berat di RSUD Wates menunjukkan perbaikan bermakna pada asupan makan, kondisi fisik/klinis, dan nilai laboratorium selama masa perawatan meskipun dalam trombosit, lekosit, dan limfost masih dibawah nilai normal. Kata Kunci: Proses Asuhan Gizi Terstandar, Dengue Hemorrhagic Fever (DHF), Trombositopenia Berat

Item Type: Thesis (Diploma)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Proses Asuhan Gizi Terstandar, Dengue Hemorrhagic Fever (DHF), Trombositopenia Berat
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi DIII Gizi
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 09 Jul 2026 08:50
Last Modified: 09 Jul 2026 08:50
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22837

Actions (login required)

View Item View Item