Firdaus, Fauzi Abid (2026) Analisis Inspeksi Kesehatan Lingkungan Dalam Penerapan Personal Hygiene Penjamah Makanan di SPPG Nogotirto II Tahun 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Awal)
1. Awal.pdf Download (1MB) |
|
Text (Abstract)
2. Abstract.pdf Download (102kB) |
|
Text (Chapter 1)
3. Chapter 1.pdf Download (101kB) |
|
Text (Chapter 2)
4. Chapter 2.pdf Download (142kB) |
|
Text (Chapter 3)
5. Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (144kB) |
|
Text (Chapter 4)
6. Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (488kB) |
|
Text (Conclusion)
7. Conclusion.pdf Download (16kB) |
|
Text (References)
8. References.pdf Download (143kB) |
|
Text (Appendices)
9. Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
Text (KTI FAUZI ABID FIRDAUS_P07133123012)
KTI FAUZI ABID FIRDAUS.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Latar Belakang : Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai penyelenggara jasa boga pendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki risiko kontaminasi pangan apabila penerapan higiene sanitasi dan personal hygiene penjamah makanan belum optimal. Tujuan : Mengetahui kondisi higiene sanitasi berdasarkan hasil Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL), faktor risiko kontaminasi, serta personal hygiene penjamah makanan di SPPG Nogotirto II. Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan observasional. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, kuesioner, checklist, telaah dokumen IKL, dan data sekunder hasil pemeriksaan laboratorium. Subjek penelitian berjumlah 42 penjamah makanan. Analisis data dilakukan secara deskriptif berdasarkan Permenkes Nomor 17 Tahun 2024. Hasil : Skor IKL SPPG Nogotirto II sebesar 92,4% dan termasuk kategori memenuhi syarat higiene sanitasi jasa boga golongan B. Sebagian besar penjamah makanan memiliki pengetahuan baik (74%), sikap baik (95%), dan perilaku positif (100%). Namun, masih ditemukan ketidaksesuaian pada kualitas air, area pencucian, fasilitas sanitasi, dan pemeriksaan kesehatan berkala. Hasil laboratorium menunjukkan adanya kontaminasi biologis pada sampel makanan, peralatan, dan air higiene sanitasi. Kesimpulan : Kondisi higiene sanitasi dan penerapan personal hygiene di SPPG Nogotirto II secara umum telah memenuhi persyaratan, namun masih diperlukan perbaikan fasilitas sanitasi, kualitas air, dan pengawasan kesehatan penjamah makanan untuk meminimalkan risiko kontaminasi pangan. Kata kunci : IKL, personal hygiene, penjamah makanan, SPPG
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | IKL, personal hygiene, penjamah makanan, SPPG |
| Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi DIII Kesehatan Lingkungan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 05:39 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 05:39 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22795 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
