Pramaisela, Leoni Indah (2026) GAMBARAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 PANJATAN. Other thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Awal)
Awal.pdf

Download (511kB)
Text
Abstract.pdf

Download (254kB)
Text
Chapter 1.pdf

Download (274kB)
Text
Chapter 2.pdf

Download (407kB)
Text
Chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (293kB)
Text
Chapter 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (224kB)
Text
Conclusion.pdf

Download (192kB)
Text
References.pdf

Download (274kB)
Text
Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text
Awal.pdf

Download (511kB)
Official URL: http://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan prevalensi yang tinggi. Kondisi ini terjadi akibat meningkatnya kebutuhan zat besi selama masa pertumbuhan dan kehilangan darah saat menstruasi. Pemerintah telah melaksanakan program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) sebagai upaya pencegahan anemia. Namun, keberhasilan program tersebut dipengaruhi oleh tingkat kepatuhan remaja dalam mengonsumsi TTD. Rendahnya kepatuhan dapat disebabkan oleh munculnya efek samping setelah mengonsumsi tablet, rasa bosan, lupa mengonsumsi TTD, serta kurangnya dukungan dari keluarga, guru, dan tenaga kesehatan. Tujuan: Mengetahui gambaran kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah sebagai upaya pencegahan anemia pada remaja putri di SMP Negeri 1 Panjatan. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 91 remaja putri kelas VIII yang diambil menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner terstruktur untuk mengukur tingkat kepatuhan konsumsi TTD dan karakteristik siklus menstruasi. Analisis data dilakukan secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase untuk menggambarkan kondisi responden secara sistematis. Hasil: Sebagian besar responden memiliki tingkat kepatuhan konsumsi TTD kategori sedang, diikuti kategori tinggi dan kategori rendah. Mayoritas responden memiliki siklus menstruasi teratur (70%), sedangkan (30%) memiliki siklus menstruasi tidak teratur. Kesimpulan: Kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah pada remaja putri masih belum optimal sehingga diperlukan peningkatan edukasi kesehatan, penguatan peran sekolah dan tenaga kesehatan, serta dukungan keluarga untuk meningkatkan keberhasilan program pencegahan anemia. Kata Kunci: remaja putri, kepatuhan konsumsi, tablet tambah darah.

Item Type: Thesis (Other)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Kata Kunci: remaja putri, kepatuhan konsumsi, tablet tambah darah.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi DIII Kebidanan
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 07 Jul 2026 02:37
Last Modified: 18 Aug 2026 05:35
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22757

Actions (login required)

View Item View Item