Sari, Faroja Mutia (2026) PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR PADA PASIEN BRONKOPNEUMONIA DI RSUD TIDAR KOTA MAGELANG. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Cover)
Awal.pdf Download (606kB) |
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Download (217kB) |
|
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf Download (240kB) |
|
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf Download (371kB) |
|
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (266kB) |
|
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (385kB) |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf Download (221kB) |
|
Text (References)
References.pdf Download (192kB) |
|
Text (Appendicies)
Appendicies.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
Text (Naskah Publikasi)
NASKAH PUBLIKASI.pdf Restricted to Repository staff only Download (641kB) |
|
Text (Faroja Mutia Sari_P07131123075)
KTI_Faroja Mutia Sari.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang: Bronkopneumonia merupakan salah satu infeksi saluran pernapasan bawah yang masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak. Penyakit ini tidak hanya mengganggu fungsi pernapasan, tetapi juga berdampak terhadap status gizi melalui peningkatan kebutuhan metabolik, penurunan nafsu makan, dan gangguan pemanfaatan zat gizi sehingga dapat memperlambat proses pemulihan. Sebaliknya, kondisi gizi kurang dapat meningkatkan risiko dan keparahan bronkopneumonia. Oleh karena itu, diperlukan asuhan gizi terstandar yang tepat untuk mendukung perbaikan status gizi dan luaran klinis pasien bronkopneumonia. Tujuan: Mengetahui Gambaran proses pelaksanaan asuhan gizi terstandar pada pasien bronkopneumonia di RSUD Tidar Kota Magelang. Metode: Jenis dan rancangan penelitian ini adalah diskriptif dengan rancangan desain studi kasus. Analisis data disajikan dengan narasi, tabel, dan grafik. Hasil: Hasil skrining beresiko malnutrisi, status gizi berdasarkan BB/U dan BB/TB termasuk gizi kurang. Hasil laboratorium eosinophil, limfosit, limfosit#, MCV dan RDW-SD rendah sedangkan monosit tinggi. Hasil pemeriksaan fisik pasien merasakan mual, muntah, sesak napas 2 hari SMRS, dan batuk grok-grok, suhu tubuh tinggi, respirasi dan denyut nadi cepat sedangkan saturasi normal. Berdasarkan kebiasaan hasil recall asupan makan pasien kurang dibandingkan dengan kebutuhan, makan pasien suka mengonsumsi makanan asin dan gurih. Pola makan belum teratur, Jarang mengonsumsi makanan dengan komponen lengkap. Berdasarkan diagnosis yang ditegakkan intervensinya berupa diet TETP dengan bentuk makanan biasa lewat oral dengan frekuensi pemberian 2 kali makan utama dan 2 kali selingan. Hasil monitoring dan evaluasi pasien secara keseluruhan mengalami peningkatan. Kesimpulan: Penatalaksanaan Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) pada pasien bronkopneumonia meliputi: skrining gizi, pengkajian gizi, diagnosis gizi, intervensi gizi, dan monitoring dan evaluasi gizi, perkembangan fisik klinis dan asupan makan semakin membaik. Kata Kunci : Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT), Bronkopneumonia, Gizi kurang
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT), Bronkopneumonia, Gizi kurang |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi DIII Gizi |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 07 Jul 2026 02:52 |
| Last Modified: | 07 Jul 2026 02:52 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22731 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
