Kurniawati, Marianne Evelyn (2026) PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR PADA PASIEN ATRIAL FIBRILASI DENGAN DIABETES MELITUS TIPE 2, ACUTE ON CHRONIC KIDNEY DISEASE, DAN GOUT ARTHRITIS DI RSUD TIDAR KOTA MAGELANG. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Awal)
1. Awal.pdf

Download (583kB)
Text (Abstract)
2. Abstract.pdf

Download (213kB)
Text (Chapter 1)
3. Chapter 1.pdf

Download (198kB)
Text (Chapter 2)
4. Chapter 2.pdf

Download (564kB)
Text (Chapter 3)
5. Chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (278kB)
Text (Chapter 4)
6. Chapter 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (434kB)
Text (Conclusion)
7. Conclusion.pdf

Download (162kB)
Text (References)
8. References.pdf

Download (188kB)
Text (Appendices)
9. Appendices.pdf

Download (1MB)
Text (Marianne Evelyn Kurniawati_P07131123090)
MARIANNE EVELYN KURNIAWATI_P07131123090.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
Text (Naskah Publikasi)
NASKAH PUBLIKASI_MARIANNE EVELYN KURNIAWATI_P07131123090.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (443kB)
Official URL: http://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Penyakit tidak menular dengan kondisi multimorbiditas semakin menjadi tantangan dalam pelayanan kesehatan. Malnutrisi merupakan salah satu sindrom geriatri terbanyak pada pasien lansia yang dirawat di rumah sakit prevalensi mencapai 42,6%. Tujuan: Mengetahui pelaksanaan dan hasil Proses Asuhan Gizi Terstandar pada pasien dengan diagnosis Atrial Fibrilasi, Diabetes Melitus Tipe 2, Acute on Chronic Kidney Disease, dan Gout Arthritis. Metode: Penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus dilakukan pada satu pasien rawat inap di RSUD Tidar Kota Magelang. Data dikumpulkan melalui tahapan PAGT yang meliputi skrining, assessment, diagnosis, intervensi, serta monitoring dan evaluasi. Hasil: Pasien memiliki risiko malnutrisi dengan kadar glukosa darah, ureum, kreatinin, dan asam urat yang meningkat. Intervensi gizi diberikan berupa diet Diabetes Melitus dengan modifikasi rendah protein, rendah purin, dan rendah natrium disertai edukasi dan konseling gizi. Monitoring dan evaluasi menunjukkan pemenuhan asupan energi selama tiga hari perawatan mencapai lebih dari 100% kebutuhan, sedangkan asupan protein, lemak, dan karbohidrat berada dalam kategori baik. Selain itu, terjadi penurunan kadar gula darah puasa dari 183 mg/dL menjadi 87 mg/dL, ureum dari 140 mg/dL menjadi 116 mg/dL, serta kreatinin dari 2,14 mg/dL menjadi 1,73 mg/dL. Kondisi fisik pasien juga mengalami perbaikan yang ditandai dengan berkurangnya keluhan lemas, sesak napas, dan nyeri kaki. Kesimpulan: Pelaksanaan Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) pada pasien Atrial Fibrilasi dengan Diabetes Melitus Tipe 2, Acute on Chronic Kidney Disease, dan Gout Arthritis menunjukkan perbaikan kondisi klinis, biokimia, dan asupan makan selama perawatan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa PAGT berperan dalam mendukung penatalaksanaan gizi yang komprehensif pada pasien dengan kondisi multimorbiditas. Kata Kunci: Atrial Fibrilasi; Diabetes Melitus Tipe 2; Acute on Chronic Kidney Disease; Gout Arthritis; Proses Asuhan Gizi Terstandar.

Item Type: Thesis (Diploma)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Atrial Fibrilasi; Diabetes Melitus Tipe 2; Acute on Chronic Kidney Disease; Gout Arthritis; Proses Asuhan Gizi Terstandar.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi DIII Gizi
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 07 Jul 2026 02:56
Last Modified: 07 Jul 2026 02:56
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22730

Actions (login required)

View Item View Item