Khairini, Athiyyah (2026) PENGARUH PSIKOEDUKASI TERHADAP PERSEPSI MASYARAKAT MENGENAI GANGGUAN JIWA PADA ODGJ DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SLEMAN. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Awal)
Awal.pdf Download (1MB) |
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf Download (200kB) |
|
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf Download (255kB) |
|
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf Download (491kB) |
|
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (381kB) |
|
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (721kB) |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf Download (174kB) |
|
Text (References)
References.pdf Download (191kB) |
|
Text (Appendices)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (7MB) |
|
Text (ATHIYYAH KHAIRINI_P07120222051)
ATHIYYAH KHAIRINI_P07120222051.pdf Restricted to Repository staff only Download (9MB) |
Abstract
Latar Belakang: Gangguan jiwa menjadi masalah kesehatan yang signifikan di masyarakat, disertai dengan persepsi negatif terhadap ODGJ. Persepsi kurang tepat menghambat proses pemulihan serta menurunkan dukungan sosial ODGJ. Tujuan: Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh psikoedukasi dengan teknik pelatihan (komunikasi asertif) terhadap persepsi masyarakat mengenai gangguan jiwa pada ODGJ. Metode Penelitian: Menggunakan desain quasi eksperimen pretest-posttest with control group. Teknik sampling nonprobability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Sampel penelitian sebanyak 142 responden yang dibagi menjadi dua yaitu 71 tiap kelompok. Kelompok intervensi diberikan psikoedukasi dengan teknik pelatihan (komunikasi asertif), kelompok kontrol diberikan leaflet materi yang sama. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner skala Likert mengukur tingkat persepsi. Uji hipotesis dianalisis menggunakan Wilcoxon dan Mann Whitney U. Hasil Penelitian: Kelompok intervensi terjadi peningkatan rata-rata skor persepsi dari 51,73 menjadi 69,63, kelompok kontrol meningkat dari 52,66 menjadi 61,04. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna pada kelompok intervensi (P value = 0,000) dan kelompok kontrol (P value = 0,000). Hasil uji Mann-Whitney U menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (P value = 0,001), dimana kelompok intervensi memiliki peningkatan yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Kesimpulan: Psikoedukasi berpengaruh secara signifikan terhadap persepsi masyarakat mengenai gangguan jiwa pada ODGJ. Kata Kunci: Psikoedukasi, komunikasi asertif, persepsi masyarakat, gangguan jiwa, ODGJ.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Psikoedukasi, komunikasi asertif, persepsi masyarakat, gangguan jiwa, ODGJ. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 03:46 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 03:46 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22595 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
